Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tim PISN Universitas Hamzanwadi Gelar Karya Ecoperformance di Taman Rinjani Selong

Fatih Kudus Jaelani • Minggu, 16 November 2025 | 15:00 WIB
ECOPERFORMANCE: Tim PISN Universitas Hamzanwadi sukses menyelenggarakan pagelaran karya ecoperformance di ruang publik Taman Rinjani Selong pada kegiatan Car Free Day, Minggu (16/11).
ECOPERFORMANCE: Tim PISN Universitas Hamzanwadi sukses menyelenggarakan pagelaran karya ecoperformance di ruang publik Taman Rinjani Selong pada kegiatan Car Free Day, Minggu (16/11).

LombokPost - Tim Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Universitas Hamzanwadi sukses menyelenggarakan pagelaran karya ecoperformance di ruang publik Taman Rinjani Selong pada kegiatan Car Free Day, Minggu pagi (16/11). Kegiatan tersebut merupakan salah satu luaran program PISN yang didanai oleh Hibah Kemdiktisaintek melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun 2025.

Ketua tim program PISN Universitas Hamzanwadi Dr Armin Subhani menerangkan timnya terdiri dari lintas bidang yakni ia sendiri dari prodi pendidikan geografi, lalu Alwan Hafiz akademisi bidang seni, dan Rohaeniah Zain dosen dari prodi pendidikan ekonomi.

Ketiganya berkolaborasi lintas bidang untuk menghadirkan karya seni yang tidak hanya estetis, tetapi juga mengandung pesan kuat mengenai pendidikan lingkungan dan keberlanjutan.

“Kegiatan ini juga melibatkan peran penting mitra komunitas, yakni Deny Susanti, Ketua Sanggar Tari Drestha Danastri. Sebagai mitra utama, Deny Susanti berkontribusi dalam pendampingan artistik, penyusunan koreografi, serta pembinaan penari muda yang tampil dalam pagelaran ini,” jelas Armin.

Lebih jauh dijelaskan, Sanggar Tari Drestha Danastri juga menjadi pusat regenerasi penari yang terlibat dalam proses kreatif. Pihaknya memastikan karya ecoperformance tampil otentik, selaras dengan nilai budaya lokal, sekaligus mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Pagelaran ini mengusung tema “Beriuk Betulung”, sebuah ungkapan dalam bahasa Sasak yang bermakna gotong royong. Melalui konsep ecoperformance, pesan kebersamaan dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dikemas dalam bentuk gerak, visual, dan narasi yang menghadirkan harmoni antara seni dan edukasi lingkungan.

Adapun pemilihan Taman Rinjani Selong sebagai lokasi pertunjukan dilakukan karena melihat fungsinya sebagai ruang publik yang digunakan bersama oleh masyarakat, terutama pada saat Car Free Day.

“Tempat ini menjadi ruang interaksi sosial yang hidup, sekaligus mencerminkan nilai bersama tentang kenyamanan, kebersihan, dan pentingnya menjaga lingkungan kota,” terang Armin.  

Pertunjukan di ruang publik bertujuan memberikan pengalaman estetika yang dekat dengan keseharian warga dan mengajak mereka lebih sadar akan tanggung jawab merawat ruang bersama.

Di saat yang sama, Armin juga menegaskan ecoperformance sebagai media edukasi yang memadukan seni, ekologi, dan nilai sosial. ‘Beriuk Betulung’ bukan hanya menggambarkan kerja bersama, tetapi juga ajakan untuk menjaga ruang hidup yang kita gunakan bersama.

“Taman kota adalah milik semua, dan kebersihannya adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Baca Juga: PKM Universitas Hamzanwadi Gelar Workshop Edukasi Bertajuk Santri Melek Gender: Merajut Kesetaraan, Mencegah Pernikahan Anak

Melalui sinergi antara akademisi, seniman, dan komunitas seni lokal seperti Sanggar Drestha Danastri, pagelaran ini berhasil menarik perhatian pengunjung Car Free Day. Banyak warga yang berhenti menyaksikan pertunjukan, mengambil dokumentasi, serta memberikan apresiasi atas pesan lingkungan yang disampaikan.

Tim PISN Universitas Hamzanwadi berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat kolaborasi dengan komunitas seni, memperkaya tradisi lokal melalui inovasi ekologi-kultural, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ruang publik. Pagelaran ini menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi jembatan efektif untuk mengedepankan isu keberlanjutan dan nilai budaya dalam satu harmonisasi gerak.

Terakhir Armin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan PISN tersebut. Wabilkhusus untuk Kemendiktisaintek yang telah mempercayakan PISN Universitas Hamzanwadi sebagai penerima hibah DPPM tahun ini. (tih)

Editor : Akbar Sirinawa
#Pengabdian kepada masyarakat #Kemdiktisainstek #taman rinjani selong #Universitas Hamzanwadi