Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kasus ISPA Terbanyak di Pengadangan Pringgasela Lombok Timur

Supardi/Bapak Qila • Senin, 17 November 2025 | 20:20 WIB

sejumlah masyarakat yang sedang mendaftar untuk mendapatkan perawatan di puskesmas Pengadangan
sejumlah masyarakat yang sedang mendaftar untuk mendapatkan perawatan di puskesmas Pengadangan
Lombokpost-Puskesmas Pengadangan, Kecamatan Pringgasela Lombok Timur mencatat sejak awal November, kasus infeksi saluran pernapasan (ISPA) menjadi penyakit terbanyak. Disusul batuk dan pilek disertai demam.

"Penyakit terbanyak yang ditemukan dari kunjungan di Puskesmas Pengadangan itu ISPA, kemudian batuk pilek," terang Multazam Kepala Puskesmas Pengadangan.

Ia mengatakan tingkat kunjungan di Puskesmas Pengadangan beberapa minggu terakhir cukup tinggi. Rata-rata mencapai 80-90 pasien per hari. Kondisi ini membuat ruang inap Puskesmas Pengadangan selalu penuh.

Beberapa pasien terpaksa dialihkan ke fasilitas kesehatan lain setara puskesmas. Penderita ISPA tidak mesti dirawat inap atau dirujuk ke rumah sakit, tergantung kondisi pasien.

"Kita tetap lakukan pemeriksaan sesuai SOP. Tidak semua pasien harus dirujuk dan dirawat inap. Tapi kita lihat kondisi pasien sendiri," imbuhnya.

Menurut dia, tingginya kunjungan di Puskesmas Pengadangan juga disebabkan banyaknya pasien dari luar wilayah kerja yang datang berobat, seperti dari Desa Lenek, Lendang Nangka, dan desa lain.

Kondisi ini dipengaruhi faktor cuaca yang memasuki musim hujan. Situasi serupa diakui terjadi di hampir semua puskesmas di Lotim. Ia memastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan terbaik.

"Kami selalu memantau grafik perkembangan kunjungan di Puskesmas. Sebagian besar yang mengidap ISPA ini usia anak-anak," tutupnya.

Sementara itu Plt Kadis Kesehatan Lotim Lalu Aries Fahrozi menambahkan, peningkatan kasus saluran pernapasan di Lotim masih landai dan terkendali.

"Kami sudah berkoordinasi dengan bidang P3KL dan surveilans, untuk melakukan survei dan analisis data penyakit dalam beberapa bulan terakhir di Lotim," ujarnya.

 Ia mengatakan, ada tiga jenis penyakit saluran pernapasan yang mengalami peningkatan, yakni ISPA infeksi saluran pernapasan akut, pneumonia dan ILI atau gejala mirip influenza.

Kendati demikian ia memastikan kondisi ini tidak terlalu mengkhawatirkan. Pihaknya telah menginstruksikan TIM Surveilans di seluruh puskesmas untuk terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus.

"Kami berharap masyarakat memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga pola makan bergizi, serta berolahraga secara teratur agar daya tahan tubuh tetap baik. Kemudian saat berkunjung ke Puskesmas harus pakai masker sebagai langkah preventif," tutupnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#ispa #Puskesma #batuk pilek #Lotim