Lombokpost-Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Timur (Lotim) memastikan bantuan modal untuk pelaku UMKM, senilai Rp 20 miliar akan segera cair bulan November ini, dan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima bantuan yang telah diverifikasi.
"Proses verifikasi sudah selesai. Insyaallah bulan November ini akan cair," terang Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lotim, Baiq Farida Apriani, Rabu (19/11).
Sebanyak 30 ribu calon penerima terlihat diverifikasi. Sehingga dipastikan dalam waktu dekat sudah bisa dicairkan sesuai petunjuk Bupati Lotim. Anggaran bantuan ini sudah siapkan sehingga harus dicarikan, jika tidak akan menjadi Selisih Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).
Baca Juga: Tak Penuhi Syarat, Ribuan UMKM di Lombok Timur Gagal Dapat Bantuan Modal Usaha
Kata dia, Jumlah penerima bantuan ini cukup banyak. Sehingga memungkinan jumlah yang akan diterima masing-masing penerima tidak terlalu besar. Namun bantuan ini dinilai cukup membantu pedagang-pedagang kecil.
"Untuk besaran menunggu arahan dari bupati dan jumlahnya bervariasi. Pasti akan dicairkan. Karena tidak boleh dia menjadi Silpa," katanya.
Melihat jumlah calon penerima yang sudah terverifikasi, diperkirakan masing-masing calon penerima akan mendapatkan sekitar Rp 600- Rp 700 ribu per orang. Bagi pedagang kecil seperti pedagang cilok, pedagang urap-urap, dana ini sangat membantu.
Baca Juga: Bantuan Modal Lotim Bukan untuk Bayar Hutang
Diharapkan bantuan modal ini bisa dimanfaatkan sebagai mana mestinya atau sebagai modal usaha, agar bisa meningkatkan perekonomian pedagang kecil.
Ketua Komisi IV DPRD Lotim, Lalu Hasan Rahman mendesak Dinas Koperasi dan UMKM untuk segera mencairkan bantuan modal Rp20 miliar untuk pelaku UMKM. Mengingat bantuan tersebut sudah lama dialokasikan.
“Kita minta dana itu segera dicairkan, jangan terlalu lama. Karena itu sudah lama dialokasikan," ungkapnya.
Baca Juga: Bantuan Modal Usaha Bisa Bikin Manja, Misi Ciptakan 1.000 Wirausahawan Baru
Menurut Hasan Rahman, bantuan modal untuk pedagang kecil ini akan memiliki dampak besar bagi ekonomi masyarakat. Ia menekankan OPD terkait segera mencairkannya. (par)
Editor : Redaksi Lombok Post