Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Memasuki Musim Hujan, DLH Lotim Pangkas Pohon yang Berpotensi Tumbang Di Jalan

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 22 November 2025 | 17:52 WIB
Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur (Lotim) saat melakukan pemangkasan pohon-pohon rawan tumbang di salah satu jalan di Kota Selong, Kamis (20/11)
Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur (Lotim) saat melakukan pemangkasan pohon-pohon rawan tumbang di salah satu jalan di Kota Selong, Kamis (20/11)

Lombokpost-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur (Lotim) mulai memangkas pohon di pinggir jalan, untuk mengantisipasi pohon tumbang saat cuaca ekstrem. Upaya ini juga dibarengi dengan pembersihan gorong-gorong guna mencegah banjir di kawasan rawan.

“Beberapa hari ini kami terus menyisir semua pohon-pohon yang berpotensi tumbang di pinggir-pinggir jalan dan tempat umum, sebagai antisipasi pohon tumbang,” terang Kadis DLH Lotim Pathurrahman, Kamis (20/11).

Memasuki musim hujan, potensi cuaca buruk tetap tinggi. Pohon besar di pinggir jalan maupun tempat umum dikhawatirkan tumbang secara tibatiba dan membahayakan pengguna jalan. Pemangkasan terus dipercepat sebelum puncak musim hujan. Banyak pohon di sejumlah jalan di Lotim berukuran besar sehingga memiliki potensi tumbang.

“Beberapa Minggu ini kami di DLH terus mempercepat pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang. Bahkan hari libur kami tetap lakukan untuk antisipasi,” katanya.

Selain menyisir pohon yang berpotensi tumbang, pihaknya juga membersihkan goronggorong yang kerap menyebabkan banjir di Lotim. Terutama di kawasan tengah kota Selong.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Desa/ Kelurahan untuk melakukan pembersihan di titik rawan banjir dan pohon tumbang. Menurut dia, antisipasi bencana membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya DLH.

“Bencana itu tidak kenal waktu, untuk itu kita harus tetap waspada, makanya hari Minggu bahkan malam pun kami kadang keluar untuk melakukan pembersihan,” ungkapnya.

Ia mengakui pengangkutan sampah di DLH Lotim masih terkendala kekurangan armada. Saat ini DLH hanya memiliki 27 armada dan kecamatan pinggiran seperti Sambelia dan Jerowaru belum dapat terlayani secara optimal.

“Tapi kami harap kekurangan sarana dan prasarana ini tidak menyurutkan semangat dalam bekerja. Dan Sejumlah desa juga saat ini sudah mengantarkan sampah mereka secara sendiri-sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Lotim Haerul Warisin meminta masyarakat mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan, menyusul prediksi BMKG bahwa sejumlah wilayah di Indonesia mulai memasuki musim hujan.

“Kami minta DLH agar membersihkan rantingranting pohon di beberapa jalan utama, untuk menghindari terjadinya hal-hal tidak diinginkan menimpa masyarakat dan pengguna jalan,” pintanya.

Selain itu, ia juga meminta kepada Camat Selong dan para lurah untuk memberikan perhatian kepada infrastruktur guna mencegah banjir, terutama di kawasan strategis perkotaan. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#Pohon Tumbang #Lotim #DLH #Pangkas Pohon