Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kejutan Peringatan Hari Guru Nasional di SMPN 1 Selong Hadirkan Pertunjukan Memukau dari Kolaborasi Musik Drum Band dengan Pencak Silat

Supardi/Bapak Qila • Rabu, 26 November 2025 | 19:00 WIB

Siswa-siswi SMPN 1 Selong saat melakukan atraksi pencaksilat yang dikolaborasikan dengan Drum band
Siswa-siswi SMPN 1 Selong saat melakukan atraksi pencaksilat yang dikolaborasikan dengan Drum band

Lombokpost-Di tengah suasana meriah peringatan Hari Guru Nasional, siswa-siswi SMPN 1 Selong memilih cara berbeda untuk menghormati para pendidik mereka, menghadirkan atraksi kolaborasi pencak silat, drum band, dan tari yang belum pernah dipentaskan sebelumnya di sekolah itu.

Seusai upacara peringatan hari guru Nasional, puluhan siswa-siswi SMPN 1 Selong berseragam bela diri lengkap dengan tongkat memenuhi lapangan sekolah. Puluhan personel drum band juga tampak bersiap di pinggir lapangan.

Begitu musik mulai dimainkan, satu per satu pesilat memasuki lapangan memperagakan jurus. Setiap ketukan drum band seolah menjadi aba-aba setiap gerakan.

Baca Juga: PPDB di SMPN 1 Selong Membeludak, Hari Ketiga Pendaftaran Mencapai 466 Orang

Maimanah, pembina pencak silat SMPN 1 Selong menyampaikan, pada peringatan hari guru tahun ini ia mencoba gebrakan baru. Ia ingin peringatan tidak sebatas upacara dan acara seremonial, tetapi juga dapat mengasah kemampuan siswa melalui kegiatan seni.

“Kita ingin membuat kegiatan yang bisa mengasah kemampuan siswa. Sehingga pada acara peringatan hari guru tahun ini kita buat penampilan yang belum pernah dilakukan yakni kolaborasi drum band dengan bela diri,” terang perempuan yang lebih akrab dipanggil Anah, kepada Lombok Post, Selasa (25/11).

Dalam penampilan tersebut, pemain drum band memainkan musik tradisional Lombok (Cilolaq), kemudian para pesilat mengeluarkan jurus mengikuti ketukan dan lagu. Kolaborasi itu menciptakan seni pertunjukan yang menarik dan indah.

Baca Juga: Uniknya Cara Siswa SMPN 1 Selong Berkreasi, Sulap Tembok Kumuh Jadi Karya Seni dan Gelar Pameran Lukisan

Sekilas terlihat sederhana, namun tidak semua pemain silat dan drum band mampu m e ng olaborasikannya menjadi atraksi yang memukau.

“Musiknya drum band, tapi lagu yang dibawakan itu lagu sasak kemudian itu yang akan diikuti para pesilat ini. Sehingga membuat sebuah atraksi yang sangat menarik,” katanya.

Melalui kolaborasi ini, pihaknya juga ingin memperkenalkan lagu tradisional Lombok dan menunjukkan kepada siswa bahwa musik drum band tidak selamanya identik dengan lagu modern.

Baca Juga: Siswa SMPN 1 Selong Gelar Pameran Lukisan Hasil Ujian Praktik

“Lagu tradisional juga bisa dimainkan di drum band,” katanya.

Maimanah menceritakan ide pertunjukan ini bermula ketika dua ekstrakurikuler, yaitu drum band dan bela diri, latihan bersama di sekolah. Dari situ muncul ketertarikan untuk menggabungkan keduanya.

Kepala SMPN 1 Selong Zainuddin menyampaikan, pada momentum hari guru tahun ini para siswa memberikan kejutan kepada guru-guru dengan menampilkan kreasi baru yang dinilai menarik, yakni kolaborasi drum band dengan seni bela diri dan tari.

Baca Juga: Dipukul di Kepala, Sepekan di Rumah Sakit, Korban Perundungan Siswa SMPN 19 Tangerang Selatan Meninggal Dunia

“Kami sebelumnya tidak tahu penampilan itu. Karena sebelumnya kami juga tidak tahu kapan mereka latihan. Sehingga tadi tibatiba ada pertunjukan yang menurut kami itu cukup menarik,” katanya.

Ia mengapresiasi para siswa dan guru seni SMPN 1 Selong yang telah mempersiapkan atraksi tersebut. Ia berharap momentum peringatan hari guru dapat meningkatkan semangat guru dan memberi contoh baik kepada siswa.

Selain itu melalui momentum ini diharapkan juga dapat mempererat hubungan guru dan siswa agar tidak terjadi kasus yang tidak diinginkan, antara guru dan siswa maupun antara guru dan wali murid.

Baca Juga: Proyek SMPN 17 Mataram Lelet, Disdik Ultimatum Kontraktor

“Mudah-mudahan kasus - kasus pelaporan guru, kemudian memukul siswa, bullying atau bentuk lainnya tidak sampai terjadi di tempat kami,” tutupnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#silat #hari guru 2025 #Lotim #SMPN