Lombokpost-Bupati Lombok Timur (Lotim) menegaskan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat kabupaten bukan hanya ajang mengejar juara, tetapi menjadi syiar Islam dan peneguhan nilai keagamaan.
“Kita ingin bagaimana MTQ ini sebagai sarana syiar Islam dan peneguhan nilai-nilai keagamaan,” ungkap Bupati Lotim saat membuka MTQ XXXII tingkat kabupaten di Kecamatan Aikmel, Rabu Malam (26/11)
Pelaksanaan MTQ menjadi momentum membumikan Al-Quran di Lotim. Sejalan dengan komitmen pemerintah dan masyarakat untuk menjadikan Lotim sebagai daerah religius.
Ajang ini juga menjadi upaya memberikan pembinaan kepada generasi muda agar semakin mencintai Al-Quran. Untuk itu Pemkab Lotim berkomitmen mengembangkan Tilawatil Quran di daerah.
“Kegiatan pembinaan Al-Quran di TPQ, pondok pesantren, hingga majelis taklim harus diperhatikan sebagai pilar kehidupan masyarakat,” terangnya.
Pelaksanaan MTQ menjadi sarana mewujudkan program prioritas dengan memperkuat jati diri masyarakat dan daerah.
Selain MTQ, Pemkab Lotim juga berkomitmen memperhatikan berbagai kegiatan keagamaan lainnya karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga moral spiritual masyarakat.
"Kami berharap para peserta terus meningkatkan kualitas diri melalui teknik bacaan maupun pemahaman Al-Quran. Kami harap para peserta agar berlomba dengan ikhlas serta tetap menjaga sportivitas," katanya.
Ia meminta Dewan Hakim melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berintegritas agar menghasilkan juara berkualitas yang dapat mewakili Lotim di tingkat provinsi bahkan nasional.
Asisten I Lotim Ahyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Aikmel selaku tuan rumah. Antusiasme warga menunjukkan kuatnya dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ tahun ini.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan betapa besar kecintaan masyarakat terhadap MTQ. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Aikmel yang telah menyambut kegiatan ini dengan penuh semangat,” ujarnya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic