Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Lotim Targetkan Pemdes Daftarkan 100 Warga Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Supardi/Bapak Qila • Rabu, 10 Desember 2025 | 09:02 WIB

 

Bupati Lotim dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lotim saat menerima total pembayaran Klaim BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Lotim dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lotim saat menerima total pembayaran Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Lombokpost-Pemkab Lombok Timur (Lotim) menyiapkan reward bagi desa dengan capaian terbanyak dalam mendaftarkan warganya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan semua tenaga kerja di Lotim memiliki jaminan sosial.

“Nanti kita lihat model hadiahnya seperti apa, yang jelas kita akan siapkan yang memiliki capaian tertinggi,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Selasa (9/12).

Bupati mengatakan, manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan cukup nyata bagi keluarga peserta. Jaminan sosial yang diterima keluarga bisa dimanfaatkan sebagai modal kerja.

“Ada juga kan yang mendapatkan beasiswa bagi anak-anak peserta yang sudah terdaftar,” jelasnya.

Melihat besarnya manfaat, ia menegaskan semua elemen perlu terlibat mulai dari desa, DPRD hingga Pemkab Lotim untuk menanggung pekerja agar tercover BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menjamin kecelakaan kerja, namun juga menjadi strategi mengentaskan kemiskinan di Lotim melalui jaminan yang didapatkan.

“Yang didapatkan mulai dari puluhan hingga ratusan juta, ini kan bisa mereka manfaatkan sebagai modal usaha, dari sana nanti perekonomian mereka semakin membaik,” jelasnya.

Ia menargetkan, minimal satu desa mendaftarkan 100 pekerja sebagai peserta yang dibayar melalui Dana Desa (DD). Tahun 2026 mendatang Pemkab Lotim akan menyasar pekerja lainnya seperti marbot dan guru ngaji.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lotim M Yohan Firmansyah menyampaikan, tren kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lotim meningkat signifikan setiap tahun. Tahun 2022 total peserta aktif sebanyak 74.147 orang, tahun 2023 naik menjadi 108.291 orang, tahun 2024 kembali naik menjadi 141.771 pekerja dan tahun 2025 hingga bulan November mencapai 154.015 peserta aktif.

“Ini tidak lepas dari komitmen Pemkab Lotim dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama pekerja rentan dan capaian ini menjadikan Lotim berhasil meraih penghargaan Paritrana,” katanya.

Hingga November 2025, total klaim yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak Rp 30 miliar lebih dengan total kasus 3.106 kasus. (par/r7)

Editor : Jelo Sangaji
#jaminan sosial #BPJS Ketenagakerjaan #Lotim