LombokPost - Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) Moh. Edwin Hadiwijaya menyampaikan berbagai upaya yang telah, sedang, dan akan dilakukan Pemkab Lotim untuk mewujudkan Lotim yang sejahtera, maju, adil, religius, transparan (smart). Salah satunya ialah percepatan perbaikan jalan yang dilaksanakan melalui mekanisme tahun jamak.
"Alhamdulillah perbaikan sejumlah ruas jalan melalui tahun jamak bulan ini sudah mulai dikerjakan," terang Wabup Lotim, Moh Edwin Hadiwijaya saat menghadiri peringatan Isra Miraj di Masjid Nurul Huda Benyer, Desa Telaga Waru, Kecamatan Pringgabaya, Minggu (28/12).
Percepatan pembangunan tahun jamak tersebut dianggarkan Rp 250 miliar yang sudah dimulai pengerjaannya pekan terakhir Desember ini.
Baca Juga: Resmi! Perda Tahun Jamak 2025 Disahkan, Pemkab Lombok Timur Fokus Bangun Jalan dan Gedung Serbaguna
Ruas jalan yang sudah dimulai tersebut adalah ruas Jalan Terara-Santong, Kecamatan Terara. Ditargetkan awal tahun 2026 mendatang jalan tersebut sudah rampung dikerjakan.
"Dari keseluruhan rencana perbaikan jalan, terdapat 59 ruas jalan hotmix dan 11 lapen yang akan dikerjakan," ujarnya.
Di kecamatan Pringgabaya sendiri, ada empat ruas jalan yang akan di-hotmix. Dianggarkan hampir Rp 18 miliar, ruas jalan tersebut salah satunya adalah Batuyang Lauk–Dedalpak.
Lebih jauh Wabup menyampaikan program stabilisiasi harga yang dianggarkan tak kurang dari Rp 30 miliar sebagai salah satu program yang akan dilaksanakan tahun 2026 mendatang.
"Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Lotim mengatur belanja lebih hati-hati sembari terus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.
Sementara terkait peringatan Isra Miraj tersebut, ia meminta kepada kepala desa maupun pejabat lainnya dapat memanfaatkannya untuk menyampaikan berbagai program pemerintah.
Baca Juga: Gunakan Skema Tahun Jamak, Pembangunan Kantor Wali Kota Butuh Rp 250 Miliar Lebih
Camat Pringgabaya Liza Sugiartini meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga silaturahmi, baik dengan sesama manusia maupun dengan lingkungan. Hal itu diingatkannya menyusul bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Nusantara.
"Kami berharap peringatan Isra Miraj dan bulan Rajab menjadi momentum untuk terus memupuk keimanan," singkatnya. (par/r6)
Editor : Prihadi Zoldic