Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bulog Lotim Buka Posko Kendalikan Harga Pangan

Supardi/Bapak Qila • Senin, 29 Desember 2025 | 20:45 WIB
Dua orang Pekerja Bulog sedang berjaga di Posko pengendalian harga pangan di depan kantor Bulog Lotim di Sikur
Dua orang Pekerja Bulog sedang berjaga di Posko pengendalian harga pangan di depan kantor Bulog Lotim di Sikur

LombokPost - Badan Urusan Logistik (Bulog) Lombok Timur (Lotim) membuka posko pengendalian harga pangan di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran menjelang akhir tahun hingga awal tahun 2026.

“Ini sebagai salah satu upaya kita untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang akhir tahun hingga awal tahun 2026,” terang Kepala Bulog Lotim Supermansah, Minggu (28/12).

Supermansah menyebutkan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Bulog Lotim dalam mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Posko pengendalian harga ditempatkan di sejumlah lokasi, yakni di gudang Bulog yang tersebar di tiga titik, Gudang Sikur, Gudang Sakra, dan Lendang Batu. Selain itu, satu posko juga dibuka di Pasar Pancor.

“Untuk posko di Pasar Terminal Pancor kami bekerja sama dengan Dinas Perdagangan. Keberadaan posko ini sekaligus untuk melakukan pemantauan langsung dinamika harga di tingkat pasar,” katanya.

Melalui posko tersebut, Bulog Lotim memastikan ketersediaan sejumlah bahan pokok, seperti beras premium, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula pasir, serta minyak goreng, tetap terpenuhi di masyarakat.

Harga bahan pokok yang dijual mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Beras medium SPHP dipatok dengan HET Rp 12.500 per kilogram, beras premium Rp 14.900 per kilogram, gula pasir Rp 17.500 per kilogram, serta minyak goreng merek Minyak Kita seharga Rp 19.500 per liter.

“Seluruh komoditas ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus meredam potensi gejolak harga di pasar,” katanya.

Meski menawarkan harga terjangkau, Bulog Lotim tetap melakukan pengawasan ketat dan distribusi yang terukur. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan serta memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga wajar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Lotim Haryadi Suranggana menyampaikan, Dinas Perindustrian bekerja sama dengan Dekranasda menggelar kegiatan pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Kegiatan pasar murah ini juga sebagai langkah strategis untuk menjaga Indeks Perkembangan Harga (IPH) kita. Karena IPH kita menduduki posisi tertinggi di NTB,” terang Haryadi.

Kegiatan pasar murah tersebut menjadi bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga kestabilan harga di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Seluruh komoditas dijual dengan harga bersubsidi sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat Lotim.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap stabilitas harga dapat terjaga, sekaligus membantu meringankan beban masyarakat menjelang akhir tahun,” tutupnya. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#bulog #Beras #Lotim #Pangan