Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jembatan Gawah Malang yang Putus Akan Dibangun Minggu ini

Supardi/Bapak Qila • Rabu, 14 Januari 2026 | 19:42 WIB
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat meninjau kondisi jembatan penghubung Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela yang putus beberapa waktu lalu, Selasa (13/1).
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat meninjau kondisi jembatan penghubung Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela yang putus beberapa waktu lalu, Selasa (13/1).

LombokPost - Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin bergerak cepat merespons putusnya akses vital masyarakat dengan menginstruksikan pembangunan kembali jembatan penghubung Kecamatan Masbagik dan Pringgasela pekan ini. Langkah taktis tersebut diambil guna memulihkan urat nadi pendidikan dan ekonomi warga yang sempat lumpuh total akibat terjangan air pada Minggu (11/1) lalu.

Bupati memastikan pembangunan jembatan permanen tersebut segera dikerjakan dalam waktu dekat. "Saya minta minggu ini langsung dikerjakan, cari konsultan untuk pembangunan jembatan ini, kemudian sesuaikan bentuknya, “terang Bupati Lotim Haerul Warisin kepada Lombok post, saat meninjau jembatan yang putus, Selasa (13/1).

Pria yang akrab disapa Haji Iron ini memerintahkan Kalak BPBD Lotim untuk memulai pengerjaan jembatan pekan ini. Ia menekankan agar konstruksi baru harus lebih berkualitas dan lebih kuat dibandingkan bangunan sebelumnya.

Selain jembatan, Bupati meminta perbaikan saluran air dari arah hutan. Hal ini penting untuk memastikan debit air mengalir lancar tanpa memicu erosi di sekitar lokasi. "Buat saluran airnya yang bagus, supaya airnya bisa lancar dan tidak menyebabkan erosi karena model tanahnya sangat labil," katanya.

Pembangunan jembatan permanen tersebut diperkirakan menelan anggaran di bawah Rp 1 miliar. Mengingat fungsinya yang strategis bagi aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat, perbaikan mendesak dilakukan.

Di lokasi yang sama, Kalak BPBD Lotim Lalu Muliadi menyatakan kesiapannya menindaklanjuti perintah Bupati. Ia mengakui jalur tersebut merupakan akses utama bagi para pelajar. 

"Setelah ini kita akan berkoordinasi langsung dengan dinas PUPR, bagaimana gambar dan teknis pembangunan jembatan ini. Supaya jembatannya bisa segera kita laksanakan," terangnya.

Saat ini, BPBD bersama Camat Pringgasela, Camat Masbagik, dan masyarakat telah membangun jembatan darurat dari bambu untuk kelancaran akses sementara.

Terkait teknis pengerjaan, jembatan yang semula memiliki bentang 6 meter akan diperlebar menjadi 9 meter lebih guna mengantisipasi penyempitan aliran sungai.

"Kita akan perbesar jembatannya di kiri dan kanan, dengan harapan airnya bisa lebih lancar. Kiri kanan jembatan kita akan buatkan tanggul, dan sedimentasinya juga akan kita bersihkan," katanya. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#Masbagik #Jalan #jembatan #akses #jembatan putus #Lotim