Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sekda Lotim Kukuhkan Pengurus Dewan Masjid Lotim

Supardi/Bapak Qila • Jumat, 16 Januari 2026 | 20:36 WIB

Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Timur saat dikukuhkan di Pendopo Bupati Lotim.
Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Timur saat dikukuhkan di Pendopo Bupati Lotim.

 

LombokPost - Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur (Lotim) M Juaini Taofik, mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lotim periode 2025-2030. 

"Keterbatasan sumber daya bukanlah penghalang utama dan keistikamahan akan menentukan hasil akhir," terang Sekda Lotim M Juaini Taofik.

Kata dia, jumlah tempat ibadah di Lotim, baik masjid maupun musala mencapai 4.268 unit. Hal ini menurutnya sangat berpotensi dalam mendukung terwujudnya visi misi Lotim.

"Bayangkan potensi besar dari 4.268 titik tersebut. Kita harus berkolaborasi dan bersinergi demi mewujudkan masyarakat Lotim yang semakin maju, adil, religius, dan transparan," ungkap Sekda.

Menurutnya variabel penting dalam menjalankan roda organisasi DMI ke depan, yakni sinergi dan kolaborasi, komunikasi, serta kepatuhan. Untuk itu Ia meminta agar kepatuhan terhadap garis organisasi tetap dijaga agar tujuan besar DMI dapat tercapai secara efektif.

Ia berharap DMI Lotim dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun mental dan spiritual masyarakat.

Baca Juga: Spesifikasi Sepatu Asics Metaspeed RAY Milik Robi Syianturi yang Dibeli Raffi Ahmad untuk Pembangunan Masjid di Aceh

Ketua Pimpinan Wilayah DMI Provinsi NTB H Masyhur melihat korelasi antara jumlah penduduk dengan jumlah masjid di Lotim, yang merupakan tertinggi di NTB. 

"Data menunjukkan sekitar 74 persen masjid kita masih berorientasi dominan pada ibadah ritual semata. Ini menjadi PR besar bagi pengurus yang baru dilantik untuk secara bertahap memperluas fungsi masjid ke arah fungsi sosial, ekonomi, dan pendidikan," ungkapnya.

Ia mendorong pengurus DMI Lotim untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda agar mencintai masjid. Salah satu caranya adalah dengan mewujudkan konsep Masjid Ramah Anak.

Baca Juga: Kolaborasi Aksi Peduli Dhuafa Bank BSI Mataram Majapahit dengan DMI NTB

Ia menambahkan transformasi digital tidak hanya terbatas pada konten dakwah, tetapi juga pada manajemen organisasi, termasuk pendataan masjid yang kini harus berbasis IT guna mewujudkankelola yang transparan dan akurat.

Sementara itu, Ketua Pengurus DMI Lotim M Husni Mubarak mengapresiasi pondasi kuat yang telah diletakkan oleh kepengurusan periode sebelumnya. Ia berkomitmen untuk membawa organisasi ini menjadi pilar penting dalam pembangunan peradaban.

"DMI Lotim menargetkan transformasi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi sebagai pusat peradaban Islam yang kontributif bagi kemajuan daerah," katanya.

Husni menekankan empat langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut, yaitu melakukan penguatan fungsi sosial di masjid, meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, pengembangan dakwah dan pendidikan alquran melalui masjid atau program gerakan kemasjidan ramah anak. Serta mendorong kolaborasi DMI Lotim dengan pemerintah daerah dengan stakeholder terkait. (par/r6)

Editor : Prihadi Zoldic
#Dewan Masjid #musala #masjid #Lotim #Dewan Masjid Indonesia (DMI)