Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Persagi Lotim Berikan Edukasi Tentang Gizi Kepada Para Pelajar

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 22 Januari 2026 | 22:30 WIB

 

MAKAN BERGIZI: Salah satu anggota Persagi Lotim saat menjelaskan tentang manfaat mengonsumsi makanan bergizi dan sehat kepada siswa-siswi SMPN 1 Selong.
MAKAN BERGIZI: Salah satu anggota Persagi Lotim saat menjelaskan tentang manfaat mengonsumsi makanan bergizi dan sehat kepada siswa-siswi SMPN 1 Selong.

Lombokpost-Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Lombok Timur (Lotim) memberikan edukasi gizi kepada pelajar tingkat SD hingga SMP. Edukasi gizi ini dilakukan secara serentak di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional sekaligus upaya mewujudkan Generasi Emas 2045.

“Kalau di Lotim kegiatan ini dilakukan di 15 titik sekolah, 14 SD dan satu SMP,” terang Muhammad Khairul Hadi Wakil Ketua Persagi Lotim, Rabu (21/1).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa agar lebih bijak dalam memilih makanan bergizi, seimbang, aman, dan sehat. Fokus utama edukasi adalah mengantisipasi konsumsi makanan siap saji yang tidak memiliki gizi seimbang di lingkungan sekolah.

Saat ini, Persagi Lombok Timur juga memberikan perhatian pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Persagi memberikan pelatihan bagi penjamah makanan kepada juru masak atau SPPG di Lotim guna memastikan kualitas menu yang dihasilkan bergizi, seimbang, dan sehat.

“Kita melihat masih terjadi disparitas di menu MBG. Sehingga kita memberikan pelatihan kepada SPPG bagaimana menghasilkan menu yang bergizi, seimbang dan sehat,” katanya.

Khairul menjelaskan, standar menu MBG sudah diatur secara mendetail oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Standar tersebut mencakup pilihan menu, kandungan gizi, hingga pedoman penyajian untuk menjamin keamanan pangan.

Menurutnya, selama SPPG mengikuti pedoman penyajian dari BGN maupun Kemenkes, program ini akan berjalan lancar dan sesuai dengan harapan pemerintah.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Selong Zaenuddin mengapresiasi kegiatan edukasi gizi tersebut. Terlebih dengan adanya program MBG di sekolah, siswa dapat lebih memahami kandungan gizi pada setiap makanan.

“Program pemerintah ini sangat bagus dan patut kita apresiasi. Karena dengan adanya program ini tidak ada lagi anak-anak kita yang kurang gizi. Kalau sudah gizi bagus, maka pikiran, fisik juga akan bagus. Termasuk prestasi,” jelasnya.

Kendati demikian, ia menyarankan agar program MBG diberikan cukup dua kali seminggu, tidak perlu setiap hari. Hal ini bertujuan memaksimalkan kualitas menu yang diberikan sekaligus mencegah kejenuhan siswa.

“Kalau dua kali seminggu kan menunya lebih maksimal dan banyak. Kalau setiap hari, takutnya siswa akan mudah bosan, karena itu-itu saja yang akan diterima,” tutupnya. (par/r7)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Gizi #Mbg #makanan sehat #hari gizi #Lotim