Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perjuangkan Fasilitas TPST Modern di Sembalun

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:17 WIB

 

Zaedar Rohman
Zaedar Rohman

LombokPost - Pemkab Lombok Timur (Lotim) terus memperjuangkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah di Kecamatan Sembalun. Mengingat statusnya sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN), keberadaan sistem pengelolaan sampah di Sembalun dinilai sangat mendesak.

"Kami telah memenuhi seluruh persyaratan dokumen, termasuk lahan juga telah disiapkan untuk menjemput program dari pemerintah pusat," terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lotim Zaedar Rohman, Jumat (30/1).

Penyiapan berbagai persyaratan ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Lotim merealisasikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Sembalun. Meski ada kabar tertundanya anggaran pusat akibat efisiensi, Zaedar tetap optimistis TPST Sembalun masuk skala prioritas.

Sebab, ia melihat masalah sampah di Sembalun bukan sekadar urusan teknis, melainkan menyangkut citra kawasan wisata dan kelestarian lingkungan.

"Kebutuhannya sangat mendesak. Jangan sampai karena ketiadaan fasilitas pengolahan, timbul pencemaran lingkungan yang justru merusak wajah wisata kita," katanya.

Pemkab Lotim terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan TPST di Sembalun secepatnya terealisasi. Zaedar menegaskan, rencana pembangunan ini bukan lagi sekadar Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) tingkat desa. Melainkan fasilitas modern berkapasitas besar yang mampu mencakup seluruh wilayah Sembalun.

"Saat ini kita juga tengah menyiapkan struktur kelembagaan yang kuat. Rencananya, pengelolaan akan melibatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang bermitra langsung dengan masyarakat setempat," ungkapnya.

Pemkab Lotim juga akan menjalin MoU dengan masyarakat sekitar untuk mengatur hak dan kewajiban warga, termasuk sistem retribusi dan jadwal pengangkutan sampah.

Selain itu, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan beberapa NGO untuk penguatan kapasitas masyarakat agar keberlanjutan sarana tersebut nantinya tetap terjaga.

"Kita akan terus berikhtiar. Kita ingin Sembalun menjadi daerah wisata yang tidak hanya indah secara alam, tapi juga nyaman bagi pengunjung. Kita optimis pusat tetap serius memberikan perhatiannya untuk Sembalun," tutupnya. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#sembalun #tpst #Samapah #Lotim #TPST 3R