Lombokpost-Embulan Borok bukan sekadar tempat wisata biasa. Pengelolanya kini menambahkan menu wisata edukasi, dengan kegiatan Nandur hingga Begasap, menjadi wadah edukasi bagi anak-anak sekaligus tambahan ruang ekonomi untuk masyarakat.
Pagi itu, puluhan anak-anak terlihat asyik bermain lumpur di tengah sawah yang baru selesai dibajak. Mereka bukan sekadar bermain untuk berkotor-ria. Anak-anak tersebut tengah mengikuti kegiatan nandur atau menanam padi di Wisata Edukasi Embulan Borok, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga.
Embulan Borok kini tidak hanya tersohor dengan deretan kolam renang yang memanfaatkan aliran mata air langsung. Destinasi ini juga menawarkan paket wisata edukasi dan outbound menarik yang selalu dipadati pengunjung.
Pengelola Wisata Embulan Borok Nendi Wahyudi menyampaikan, salah satu menu unggulan adalah mengenalkan proses menanam padi kepada anak-anak. Mereka diajarkan mulai dari cara memegang bibit hingga memahami siklus padi menjadi beras.
"Kita perkenalkan nandur itu seperti apa, cara memegang bibit padi, kalau besar akan jadi apa. Termasuk kita berikan edukasi kenapa orang nandur harus mundur, terus kalau mau lurus cara mundurnya seperti apa," terang Nendi salah satu pengelola wisata edukasi embulan Borok Anjani, Minggu (1/2).
Destinasi ini menjadi satu kesatuan antara wisata air dan edukasi. Selain kolam renang, pengelola menyediakan beragam aktivitas luar ruang dalam satu kawasan terpadu.
Daya tarik wisata edukasi ini rupanya tidak hanya memikat siswa TK dan SD. Pelajar tingkat SMP hingga SMA pun menunjukkan ketertarikan serupa. Kunjungan tak hanya ramai saat libur sekolah, tetapi juga pada hari aktif sekolah, sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran di luar kelas.
Selain bertani, pengunjung bisa menikmati keseruan Begasap. Inilah tradisi menangkap ikan dengan tangan kosong di kolam tanah yang telah disediakan khusus.
"Aktivitas wisata edukasi ini kita buat dengan apa yang ada di sekitar, tanpa memberatkan pengelola atau tim. Jadi, apa yang ada itu yang dikemas menjadi sesuatu yang asyik dan menarik. Karena wisata edukasi tergantung dari kreativitas dan inovasi," katanya.
Aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah memberi makan ternak seperti kambing dan ayam petelur, hingga memetik sayuran segar untuk dimasak dan disantap bersama setelah rangkaian wisata usai.
Dari beragam pilihan, Begasap menjadi kegiatan yang paling diminati karena menawarkan euforia serta makna yang mendalam bagi peserta.
"Untuk wisata edukasi ini harganya tergantung paket, misalnya paket Begasap akan dilihat dari kebutuhan ikan masing-masing kelompok," katanya.
Visi di balik wisata edukasi ini adalah menyulap setiap sudut Embulan Borok menjadi ruang yang menyenangkan sekaligus edukatif. Pengunjung diharapkan tidak hanya berwisata, tetapi juga memetik pengetahuan baru.
Keberadaan destinasi ini juga diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Dalam pengembangannya, pengelola berkolaborasi dengan petani, pembudi daya ikan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal.
Editor : Akbar Sirinawa