Lombokpost-Hujan lebat yang melanda wilayah Sembalun, sejak sinlang hingga sore, mengakibatkan jalur wisata pusuk Sembalun kembali longsor, dan mengakibatkan akses kendaraan roda dua maupun roda empat tertutup total.
"Kejadiannya sekitar pukul sekitar pukul 14.30 WITA. Forkopincam Sembalun langsung melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat seadanya," terang Camat Sembalun Suherman, Minggu (8/2).
Setelah beberapa jam membersihkan material longsor, tim gabungan akhirnya berhasil membuka akses sementara untuk kendaraan roda dua.
Namun, material longsoran yang terlalu tebal tidak bisa dibersihkan secara manual untuk membuka jalan bagi kendaraan roda empat.
Untuk itu, tim tengah berupaya melakukan koordinasi dan mendatangkan alat berat, untuk membersihkan material longsor agar lebih optimal dan lebih cepat.
"Alhamdulillah tadi alat berat sudah dikerahkan untuk membersihkan material longsor," katanya.
Bencana longsor tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang terlalu tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sembalun, diperparah dengan kondisi tanah yang labil di lokasi tersebut.
Diperkirakan ancaman serupa masih mungkin terjadi.
"Saat ini intensitas curah hujan di Kecamatan Sembalun masih tinggi. Tidak menutup kemungkinan tanah longsor maupun pohon tumbang masih akan terjadi," imbuhnya.
Ia menghimbau masyarakat dan pengguna jalan yang hendak menuju Sembalun untuk meningkatkan kewaspadaan, dan memperhatikan kondisi jalan dan cuaca sebelum bepergian.
Editor : Kimda Farida