LombokPost - Puskesmas Sembalun mengerahkan seluruh tenaga kesehatan menyisir lima dusun terpencil.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan layanan sekaligus memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau.
“Ada lima dusun terpencil yang rutin kami kunjungi untuk kami cek kesehatannya, yakni Dusun Batu Jong, Dasan Lengkukun, Puang Daya, Selagolong, Puang Lauk,” terang Kepala Puskesmas Sembalun Baiq Basrahiyah kepada Lombok Post, Jumat (27/2).
Kata dia, setiap turun ke daerah terpencil, ia mengerahkan tenaga kesehatan di Puskesmas Sembalun.
Mulai dari Dokter Umum, dokter gigi, bidan, perawat, ahli gizi, petugas Lab, Promkes, petugas farmasi dan lintas sektor lainnya.
Ini untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang optimal.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan di titik tertentu, pihaknya juga mengunjungi rumah warga yang tidak bisa hadir karena kondisi kesehatan seperti lumpuh, stroke dan lainnya.
“Bagi mereka yang tidak bisa hadir di pelayanan kesehatan, kami yang langsung jemput bola ke rumah mereka, untuk mengecek kesehatannya secara berkala,” ujarnya.
Selain pelayanan jemput bola ini, Puskesmas Sembalun juga memiliki 45 posyandu keluarga untuk pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lansia.
Posyandu ini sebagai upaya deteksi dan pencegahan dini terhadap penyakit yang dialami masyarakat.
“Alhamdulillah semangat teman-teman ini sangat luar biasa. Walaupun cuaca buruk mereka tetap naik (kerja, Red). Kita di Sembalun yang sering menjadi hambatan itu longsor dan pohon tumbang,” katanya.
Selain jemput bola, pihaknya juga rutin memberikan sosialisasi melalui masjid dan lainnya terkait tata cara pengolahan atau memasak yang baik dan sehat.
Terutama pada bulan puasa saat ini, untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui makanan.
“Tim di lapangan juga aktif melakukan sosialisasi, untuk bagaimana mengolah makan dan minum yang sehat untuk mencegah penyakit,” tutupnya. (par/r7)
Editor : Pujo Nugroho