Lombokpost-Pemkab Lombok Timur (Lotim) menyiapkan anggaran Rp 30 miliar untuk pengadaan paket sembako bagi 198 ribu masyarakat miskin pada Ramadan tahun ini.
Jumlah bantuan dan isi paket disesuaikan agar menjangkau lebih banyak penerima.
"Kita akan berikan lagi sembako untuk masyarakat miskin," terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Rabu (4/3).
Jumlah anggaran sembako tahun ini berkurang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp 40 miliar.
Pengurangan anggaran paket sembako ini merupakan dampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Selain anggaran, isi paket sembako juga berkurang dari tahun sebelumnya. Terutama beras yang sebelumnya 10 kilogram menjadi 5 kilogram.
Hal ini dilakukan agar paket sembako bisa menyasar lebih banyak masyarakat miskin.
"Saya minta supaya yang menerima lebih banyak. Misalnya, berasnya hanya 5 kilogram kemudian ada gula, ada minyak dan sebagainya," katanya.
Kepala Dinas Sosial Lotim Siti Aminah menyebut, paket sembako akan mulai disalurkan dalam waktu dekat.
Saat ini paket masih dalam proses packing.
"Sekarang sedang di packing di gudang. Jumlah penerima sebanyak 198.776 paket. Kalau tahun lalu jumlahnya 237 ribu paket,” terang Siti Aminah.
Sasaran paket sembako diutamakan masyarakat miskin pada desil satu dan dua.
Jika ada sisa, akan diberikan ke desil berikutnya. Masing-masing desa mendapat kuota berbeda dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Mudah-mudahan pembagian bansos ini dapat meringankan beban masyarakat ketika bulan Ramadan ini,” tutupnya.
Editor : Kimda Farida