Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Melihat Komunitas Sepeda Anak Bike-Bike Gelar Gowes Rutin, Kampanye Lingkungan Pun Ikut Berjalan

Supardi/Bapak Qila • Rabu, 22 April 2026 | 13:40 WIB
OLAHRAGA SEPEDA: Sejumlah anggota Komunitas anak Bike-Bike saat bersepeda pada malam hari di salah satu ruas jalan di Lombok Timur, belum lama ini. (AZHARI UNTUK LOMBOK POST)
OLAHRAGA SEPEDA: Sejumlah anggota Komunitas anak Bike-Bike saat bersepeda pada malam hari di salah satu ruas jalan di Lombok Timur, belum lama ini. (AZHARI UNTUK LOMBOK POST)

LombokPost - Komunitas anak Bike-Bike Lombok Timur (Lotim), bukan hanya sekedar komunitas bersepeda biasa. Namun melalui komunitas ini, juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk hidup sehat serta lebih peduli terhadap lingkungan.

Namanya komunitas sepeda Anak Bike-Bike. Di jalanan, mereka terlihat seperti rombongan anak muda yang mengayuh sepeda bersama. Namun, kayuhan itu bukan sekadar soal gaya. Ada pesan yang mereka bawa, tentang hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan.

Komunitas ini beranggotakan puluhan anak muda pencinta gowes di Lombok Timur (Lotim). Dari kebersamaan di atas sepeda, tumbuh semangat untuk mengajak lebih banyak orang bergerak, meninggalkan kebiasaan pasif, dan mulai peduli pada kesehatan.

Baca Juga: Bupati Sumbawa Barat Minta ASN Hemat BBM, Pakai Sepeda ke Kantor

Ketua Komunitas Anak Bike-Bike Sulhi Azhari mengatakan, semua bermula dari kebiasaan pribadinya bersepeda sejak 2020. Saat itu, hampir separuh aktivitasnya di luar rumah dilakukan dengan sepeda.

“Sejak 2020 lalu saya sering bersepeda, kemudian beberapa orang ikut gabung untuk bersepeda. Dan saat ini sudah menjadi komunitas,” terang Azhari.

Dari kebiasaan itu, perlahan muncul kebersamaan. Satu per satu teman ikut bergabung. Hingga akhirnya, gowes bukan lagi aktivitas sendiri, melainkan rutinitas yang dijalani bersama.

Baca Juga: Hemat BBM, Pejabat Eselon II Mulai Naik Sepeda Listrik

Biasanya, mereka bersepeda pada malam Selasa dan setiap akhir pekan. Menyusuri jalanan di Lotim, menikmati udara malam atau pagi, sekaligus menjaga tubuh tetap bugar.

Bersepeda bagi mereka bukan sekadar olahraga. Ada rasa senang yang membuat aktivitas itu terasa ringan. Bahkan, mereka yang sebelumnya jarang berolahraga kini mulai terbiasa bergerak.

“Banyak teman-teman komunitas yang sebelumnya tidak pernah olahraga, namun setelah gabung komunitas mereka rajin olahraga,” bebernya.

Baca Juga: Astra Motor NTB Tegaskan Sepeda Motor Listrik Aman, Legal, dan Layak Digunakan di Jalan Raya

Perubahan itu tidak hanya terasa pada tubuh. Perlahan, cara pandang terhadap aktivitas sehari-hari juga ikut bergeser. Jarak dekat yang dulu ditempuh dengan sepeda motor, kini mulai diganti dengan sepeda.

“Misalnya untuk jarak tempuh 2-5 kilometer yang dulunya biasanya ditempuh menggunakan sepeda motor, perlahan-lahan berubah menggunakan sepeda,” katanya.

Langkah kecil itu mereka yakini memberi dampak. Setidaknya, ikut mengurangi emisi karbon dari kebiasaan sehari-hari.

Beberapa anggota bahkan berinovasi dengan membuat sepeda cargo untuk mengangkut barang. Sepeda tidak lagi sekadar alat olahraga, tetapi mulai menjadi bagian dari gaya hidup.

Di sela-sela kayuhan, mereka juga menyelipkan pesan tentang lingkungan. Setiap anggota didorong membawa tumbler sebagai wadah air minum dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Melalui kegiatan bersepeda ini tidak hanya untuk membuat tubuh sehat, tetapi kami juga ingin mengampanyekan bagaimana menjaga lingkungan melalui langkah kecil seperti tidak pakai plastik sekali pakai,” jelasnya.

Ke depan, komunitas ini berencana mengembangkan kegiatan bersepeda yang dipadukan dengan aksi penghijauan melalui penanaman pohon. (SUPARDI, Lombok Timur/r7)

Editor : Redaksi
#olahraga #Lotim #komunitas #gowes #sepeda