LombokPost-Seorang calon jamaah haji (CJH) asal Lombok Timur (Lotim) dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini setelah mengalami patah tulang paha sebelum keberangkatan.
Jamaah yang tergabung dalam Kloter 1 tersebut dijadwalkan kembali berangkat pada musim haji 2027 setelah kondisi kesehatannya pulih.
“Dinyatakan tidak layak berangkat. Informasinya beliau pernah jatuh di rumahnya sebelum berangkat,” terang Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lotim Makinuddin, Kamis (7/5).
Disebutkan, jamaah asal Kecamatan Selong tersebut membutuhkan operasi dan perawatan cukup lama sehingga tidak memungkinkan diberangkatkan pada kloter selanjutnya tahun ini.
Pemberangkatan jamaah tersebut dijadwalkan kembali pada 2027 jika kondisi kesehatannya sudah memungkinkan.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Lotim juga telah menyiapkan pengganti agar kuota tidak kosong.
“Kalau beliau sudah sehat nanti pasti akan berangkat di tahun 2027. Kita sudah gantikan agar tidak terjadi kekosongan,” katanya.
Sejauh ini kondisi jamaah haji asal Lotim lainnya disebut dalam keadaan sehat. Tidak ada jamaah yang sakit ataupun dirawat setelah tiba di Arab Saudi.
Baca Juga: Tiga Jamaah Haji Kota Mataram Nyusul ke Tanah Suci, Gabung dengan Kloter 13 Embarkasi Lombok
Disebutkan, tahun lalu jamaah haji asal Lotim yang meninggal dunia di Arab Saudi sebanyak tujuh orang.
Karena itu, jamaah diminta menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah haji.
“Sekali lagi, mudah-mudahan tahun ini semua jamaah kita dalam keadaan sehat dan tidak ada yang meninggal,” katanya.
Dari lima kloter jamaah haji asal Lotim, empat kloter telah diberangkatkan, yakni kloter 1, 6, 9, dan 12. Sementara kloter 15 dijadwalkan berangkat Sabtu (9/5) mendatang dengan jumlah 115 jamaah.
Baca Juga: Dana Haji Dijamin Aman, BPKH Kelola Rp 180 Triliun dengan Risiko Terukur
Sebelumnya, Bupati Lotim Haerul Warisin mengatakan Lotim tahun ini menjadi kabupaten dengan jumlah jamaah haji terbanyak yang diberangkatkan, mencapai 1.406 orang. Bahkan salah satu desa memberangkatkan 43 jamaah haji.
“Kita berharap kuota haji tahun depan yang didapatkan Lotim juga bisa ditambah, sehingga semakin banyak yang bisa berangkat dan tidak terlalu banyak masa tunggu yang dialami oleh masyarakat,” katanya.
Editor : Kimda Farida