Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ketika Anak-anak SLBN 1 Lombok Timur Bicara Lewat Prestasi, Fokus Tinggi Bawa Juara Umum di Ajang LKSN dan FLS3N Tingkat Kabupaten

Supardi • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:08 WIB
TETAP KREATIF: Salah satu siswa berprestasi di SLBN 1 Lombok Timur menunjukkan kemampuannya dalam seni lukis.
TETAP KREATIF: Salah satu siswa berprestasi di SLBN 1 Lombok Timur menunjukkan kemampuannya dalam seni lukis.

 LombokPost-Satu per satu piala memenuhi lemari kaca di ruangan itu.

Ukurannya berbeda-beda. Warnanya juga tak sama. Yang sama adalah semua piala itu datang dari anak-anak yang selama ini sering dianggap punya keterbatasan.

Puluhan piala dengan berbagai ukuran tersusun rapi di lemari kaca yang ditempatkan tepat di samping meja kepala sekolah.

Piala-piala itu membuat suasana ruangan sederhana itu tampak lebih hidup di antara lembaran kertas dan tumpukan buku.
Deretan prestasi itu bukan terpampang di sekolah favorit atau sekolah unggulan.

Piala-piala itu berjajar di ruang Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Lombok Timur (Lotim).

Baru-baru ini SLBN 1 Lotim berhasil memborong sembilan juara pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKSN) tingkat kabupaten antar-SLB se-Lotim.

Baca Juga: Kafe Kopi Telu di SLBN 3 Mataram Jadi Wadah Praktik Siswa Difabel

Kepala SLBN 1 Lotim Takariyanto mengatakan, tahun ini terdapat tiga perlombaan yang digelar, yakni FLS3N, LKSN, dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Dari tiga kategori lomba itu, siswa-siswi SLBN 1 Lotim unggul di FLS3N dengan meraih juara satu pada sembilan mata lomba. Sedangkan pada LKSN berhasil meraih juara satu di lima mata lomba.

"Yang kita lihat ini yang dapat juara satu saja. Kalau yang dapat juara 2 dan 3 itu lumayan banyak juga," terang Takariyanto di ruang kerjanya, Selasa (12/5).

Takariyanto menjelaskan, pada FLS3N siswa-siswi SLBN 1 Lotim unggul di gambar bercerita, bercerita, cipta dan baca puisi, desain grafis, fashion show, melukis, menyanyi, MTQ, dan pencak silat.

Baca Juga: SLBN 3 Mataram Kekurangan Guru, 21 Rombel Hanya Ditangani 13 Orang

Sementara pada LKSN, SLBN 1 Lotim meraih juara satu di tata busana, kriya kayu, membatik, merangkai bunga, dan suvenir. Prestasi itu mengantarkan SLBN 1 Lotim menjadi juara umum.

"Alhamdulillah setiap tahun kita selalu keluar sebagai juara umum. Yang juara satu ini nantinya akan melanjutkan lomba di tingkat provinsi, kalau lolos di provinsi maka lanjut ke tingkat nasional," jelasnya.

Menurut dia, kegiatan itu bukan sekadar perlombaan untuk mengejar juara. Lomba itu juga bertujuan melatih mental anak-anak, menjadi tempat refreshing, sekaligus ajang bersilaturahmi antar-SLB se-Lotim.

Baca Juga: Kisah Inspiratif di SLBN 1 Lombok Utara, Karya Batik Lindungi Budaya Lokal dengan Hak Cipta

Ia mengatakan, tahun ini hampir semua mata lomba dari tiga kategori itu secara nasional seharusnya dilaksanakan secara daring.

Namun, SLB di Lotim sepakat tidak melaksanakannya secara daring karena dinilai kurang membangun semangat anak-anak.

"Mungkin kalau yang reguler itu bisa dilakukan secara daring. Tapi kalau anak-anak kita di SLB mereka bisa tampil saja itu sudah menjadi suatu kebanggaan," katanya.

Penyelenggaraan lomba itu dinilai memiliki keunikan dibandingkan sekolah reguler. Pelaksanaan lomba harus mengikuti petunjuk teknis pusat.

Dalam petunjuk teknis itu telah diatur kategori tuna, kelas, mata lomba, hingga tema yang diperlombakan. Setiap tahun kategori lomba juga berubah.

Baca Juga: Melihat KBM dan Pengembangan Kreativitas Siswa SLBN 1 Lombok Utara. Yusikar dan Zulma Mulai Belajar Desain di Canva

Siswa yang mengikuti lomba juga berbeda dengan sekolah reguler yang pada dasarnya sudah memiliki bakat.

Pada siswa-siswi SLB, peserta lomba harus mengacu pada persyaratan yang ditentukan. Karena itu, rata-rata peserta yang mengikuti lomba benar-benar dibina dari nol.

Banyak anak yang awalnya tidak memiliki kemampuan khusus.

Namun karena memenuhi kriteria dan persyaratan, mereka diikutsertakan sebagai peserta. Pembinaan pun dilakukan setelah mereka memenuhi syarat.

"Hampir semuanya kita kasih fasilitas. Kita datangkan pelatih. Karena kalau mengandalkan dari guru saja, kita tidak punya," jelasnya.

Baca Juga: Karya Mereka Menembus Pasar Luar Pulau, Kisah Inspiratif Siswa SLBN 1 Mataram Menciptakan 'Batik Sesampat'

Meski anak-anak SLB kerap dipandang memiliki banyak keterbatasan, menurut Takariyanto mereka juga memiliki kelebihan. Salah satunya tingkat fokus yang tinggi.

melihat anak-anak mudah memahami arahan saat dibimbing. Bahkan, mereka bisa menguasai materi hanya dalam satu hari.
Selain itu, siswa SLBN 1 Lotim setiap tahun juga banyak yang magang di berbagai dunia usaha.

 Menurut dia, dunia usaha yang belum pernah mengenal kemampuan siswa SLB kerap memandang sebelah mata.

Namun, dunia usaha yang sudah mempekerjakan siswa SLB justru meminta tambahan tenaga kerja dari SLB. 

Baca Juga: Karya Mereka Menembus Pasar Luar Pulau, Kisah Inspiratif Siswa SLBN 1 Mataram Menciptakan 'Batik Sesampat'

"Alhamdulillah sudah banyak alumni kita yang terserap dunia usaha. Karena fokus mereka itu sangat tinggi, termasuk jujur dan semangat dalam bekerja," katanya. (*/r7)

Editor : Kimda Farida
#FLS3N #sekolah luar biasa #SLBN #Lotim #O2SN