LombokPost-Puluhan santri-santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Baiturrahim Kabar, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, mulai dari jenjang Raudhatul Atafal (RA) Hingga Madrasah Aliyah (MA) diwisuda, Sabtu (30/5).
Ketua Yayasan Ponpes Baiturrahim Kabar Muh Khotm Zam Zami dalam sambutannya menekankan kepada santri dan santriwati tentang pentingnya pendidikan yang berkelanjutan. Sehingga kegiatan wisuda ini bukan sebagai acara penamatan yang berarti pendidikan akan berakhir sampai di sini.
"Jadi wisuda ini bukan berarti pendidikan berakhir sampai di sini. Tapi harus berkelanjutan, " Terang Pria yang lebih akrab disapa Ustadz Zam Zami itu.
Baca Juga: Peringati Nuzulul Quran, Baiturrahim Peduli Santunani Puluhan Anak Yatim, Piatu dan Duafa
Pendidikan yang berkelanjutan disebut sangat penting. Bahkan di tengah kesibukannya mengurus Pondok dengan menyandang gelar magister saat ini, ia tidak berbangga dan puas dengan capaian itu, namun ia terus melanjutkan pendidikannya hingga program Doktoral.
Diutarakan dalam pandangan filsafat, pendidikan berkelanjutan itu memiliki tiga fungsi, yakni penyempurnaan yang kedua bagaimana meningkatkan kualitas spiritual dan beradaptasi dengan lingkungan terutama di tengah era yang krisis moral dan krisis kejujuran saat ini.
"Pendidikan berkelanjutan itu menjadi hal yang sangat penting. Kalau keilmuan kita masih strata MA, pada dasarnya belum masuk pada kategori sempurna secara akademis," Jelasnya.
Ia juga menegaskan tidak ada istilah tamat atau selesai dalam menuntut ilmu. Karena kewajiban menuntut ilmu adalah sejak di ayunan ibu sampai di liang lahat. Sehingga ia menekankan semua santri santriwati yang lulus tahun ini harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, terutama santri yang lulus dari MA.
Selain itu, dia meminta agar santri santriwati tetap bertakwa dimanapun berada dan bersama siapapun. Karena dengan bertakawa Allah SWT akan memberikan jalan keluar dari segala kesulitan hidup dan membuka pintu rejeki dari arah-arah yang tidak disangka-sangka.
"Bertakwa itu adalah harga mati, bukan NKRI saja yang harga mati. Dengan tetap bertakwa Allah akan memberikan jalan keluar dari semua maslah yang kita hadapi dan membuka pintu rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka," tutupnya.
Editor : Akbar Sirinawa