Lombokpost-Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi salah satu lokasi uji coba digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui portal perlindungan sosial (Perlinsos). Keberadaan portal ini diharapkan membuat penyaluran bansos semakin tepat sasaran.
“Alhamdulillah kita ditunjuk sebagai salah satu lokasi uji coba digitalisasi penyaluran bansos dari 42 kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia,” terang Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lotim Siti Aminah, Rabu (3/6).
Portal Perlinsos akan memudahkan masyarakat mengusulkan maupun memperbarui data secara mandiri. Portal ini dapat mendeteksi penyebab masyarakat dinyatakan layak atau tidak layak mendapatkan bantuan.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Pilot Project Nasional, Kota Mataram Siapkan Skema Bansos Digital Bebas Gaptek!
Portal ini tidak hanya berlaku untuk penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial seperti PKH dan BPNT. Namun, juga akan digunakan untuk semua jenis bantuan dari pemerintah.
“Termasuk melakukan sanggahan jika tidak dapat bantuan,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang tidak bisa mengajukan sendiri, telah disiapkan agen Perlinsos. Mereka terdiri atas kepala dusun, pendamping PKH, operator desa, dan tim dari Dinsos. Namun, sebelum menjadi agen, mereka harus melakukan aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) terlebih dahulu.
Masyarakat yang mendaftar diharapkan dapat memberikan informasi secara jujur atau riil sesuai keadaan. Portal ini menggunakan biometrik sehingga kondisi masyarakat bisa terlacak.
“Intinya dengan adanya portal ini penyaluran bansos akan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” jelasnya.
Sementara itu, Komite Transformasi Digital Kemensos Samuel Prayoga menambahkan, portal ini akan mempercepat proses pengajuan untuk mendapatkan bansos dari pemerintah. Sebelumnya, pengajuan melalui proses musyawarah dusun (musdus) dan musyawarah desa (musdes).
Baca Juga: Ratusan Kader di Sekarbela-Ampenan Disasar, Aktivasi IKD Percepat Persiapan Digitalisasi Bansos
“Setelah terdaftar di portal, nanti Kementerian mengecek apakah seseorang ini dinyatakan layak atau tidak berdasarkan data. Karena di portal ini ada banyak data mulai dari data BPJS, kepemilikan sertifikat tanah dan lain-lain,” jelasnya.
Di Lotim, sebanyak 400 ribu penerima bantuan akan menjadi sasaran uji coba pendaftaran melalui portal ini. Bagi warga yang tidak memiliki HP Android akan didaftarkan oleh agen yang tersebar di semua desa. Jumlahnya 8 ribu agen.
Diakui selama ini bansos yang digelontorkan Kemensos masih banyak yang tidak tepat sasaran. Karena itu, keberadaan portal ini dapat meminimalisasi ketidaktepatan sasaran paling minimal 20 persen di Lotim.
Baca Juga: Bansos PKH & BPNT Mei 2026 Segera Cair, Cek Status SIKS-NG
“Harapannya dengan Perlinsos ini kita ingin meningkatkan ketepatan sasaran bansos yang disalurkan pemerintah, karena sekitar 45 persen tidak tepat sasaran, khusus PKH dan BPNT,” katanya.
Editor : Akbar Sirinawa