LombokPost-Satresnarkoba Polres Lombok Timur (Lotim) mengamankan tiga pria terduga pengguna dan pengedar narkoba di Desa Ketangga Jeraeng, Kecamatan Keruak. Ketiganya diamankan bersama barang bukti narkotika jenis sabu seberat 16,42 gram.
“Tiga terduga masing-masing berinisial JNA yang diduga sebagai pengedar di wilayah Keruak. Sementara terduga inisial SA, SH diduga sebagai pemakai,” terang Kasat Resnarkoba Polres Lotim Iptu Fedy Miharja, Kamis (4/6).
Penangkapan terduga pelaku bermula dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Keruak. Berdasarkan laporan itu, personel Satresnarkoba Polres Lotim bergerak menuju lokasi.
Baca Juga: WNA Australia Pemilik Liquid Vape Mengandung Narkoba Ditangkap Polres Lombok Utara
Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan terhadap ketiga terduga pelaku, petugas tidak menemukan barang bukti (BB) terkait narkoba di pakaian para terduga pelaku.
“Namun saat dilakukan penggeledahan di kamar tidur terduga JNA, tim menemukan sejumlah narkotika diduga sabu yang disimpan di sejumlah tempat,” imbuhnya.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan BB sabu seberat 16,42 gram yang dikemas dalam satu bungkus besar dan 12 poket kecil siap edar. Selain itu, polisi juga menemukan BB lain berupa timbangan digital, satu set alat hisap, korek api, gunting, sekop plastik, bal klip kosong, kotak hitam, tas selempang, dan tas kecil warna hitam. Kemudian dua unit ponsel, serta uang tunai Rp 240 ribu.
Baca Juga: Kapolda NTB Kunjungi Polres Dompu, Tegaskan Perang terhadap Narkoba dan Perkuat Disiplin Personel
“Modus yang digunakan terduga pelaku, BB-nya disembunyikan dalam senter, kotak kecil, hingga dibungkus tisu lalu disimpan di atas lantai kamar dan dalam lemari kecil,” katanya.
Kasi Humas Polres Lotim Iptu Lalu Rusmaladi mengimbau seluruh masyarakat di Lotim untuk aktif melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Terutama terkait peredaran narkotika, melalui hotline Polres Lotim yang telah disiapkan.
“Stop narkoba, bisa hancurkan masa depan. Jika ada aktivitas masyarakat yang mencurigakan apalagi mengarah ke narkotika segera lapor,” tutupnya.
Editor : Akbar Sirinawa