Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bikin Turis Celaka, Pelaku Wisata Swadaya Timbun Jalan Rusak di Lotim

Supardi • Selasa, 9 Juni 2026 | 09:59 WIB
TIMBUN: Salah seorang pelaku wisata di Desa Tetebatu bersama warga saat menimbun jalan kabupaten yang rusak yang ada di Desa Tetebatu Selatan menuju Kotaraja.
TIMBUN: Salah seorang pelaku wisata di Desa Tetebatu bersama warga saat menimbun jalan kabupaten yang rusak yang ada di Desa Tetebatu Selatan menuju Kotaraja.

 

Lombokpost-Para pelaku wisata dan masyarakat dari empat desa di Kecamatan Sikur, Lombok Timur (Lotim) menimbun jalan Kotaraja-Tetebatu yang rusak berat secara swadaya. Langkah itu dilakukan karena wisatawan asing yang berkunjung ke kawasan itu kerap terjatuh.

“Satu bulan ini sekitar empat orang wisatawan asing terjatuh karena kondisi jalan yang berlubang. Paling parah satu hari lalu, motornya sampai lebur,” terang salah satu pelaku wisata asal Jeruk Manis Nasipudin, Senin (8/6).

Jalan yang rusak parah berada mulai dari simpang empat Kotaraja hingga Desa Tetebatu Selatan dengan panjang sekitar 7 kilometer. Namun, ruas yang baru ditimbun sekitar satu kilometer karena lokasi itu kerap memakan korban.

Baca Juga: Bule Asal Swiss Masuk Islam di Tetebatu

Kondisi korban yang terjatuh diakui cukup parah. Mereka harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. “Kalau mereka kecelakaan harus dibawa ke rumah sakit Mataram. Karena mereka rata-rata pemegang asuransi,” jelasnya.

Penimbunan dilakukan untuk mengurangi kecelakaan sekaligus menjaga nama baik pariwisata Lotim. “Sebagian besar tamu yang datang itu merupakan rekomendasi dari tamu sebelumnya. Jadi kami tidak ingin tamu yang datang akan menceritakan hal yang tidak bagus kepada teman mereka,” imbuhnya.

Tingkat kunjungan wisatawan di empat desa itu mulai ramai. Hal ini terlihat dari sejumlah penginapan di empat desa, yakni Tetebatu Selatan, Tetebatu, Kembang Kuning, dan Jeruk Manis. yang mulai penuh. Puncak kunjungan diperkirakan terjadi saat event MotoGP mendatang.

Baca Juga: Berkunjung ke Destinasi Baru di Desa Tetebatu, Air Terjun Lembah Rinjani Menawarkan Suasana Alami dengan Tiket Masuk Rp 5 ribu

Nasipudin mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan asing tahun ini sangat tinggi. Terutama sejak nilai rupiah terhadap dolar melemah. Hal itu terlihat dari 50 penginapan di Jeruk Manis yang saat ini semuanya sudah terisi tamu asing. Kondisi itu juga berdampak terhadap lama tinggal wisatawan.

“Yang biasanya tinggal hanya seminggu jadi dua minggu,” jelasnya.

Pelaku wisata lainnya, Sarjaya mengaku sangat prihatin dengan kondisi jalan utama pariwisata Kotaraja-Tetebatu. Selama satu bulan terakhir, empat orang tamunya sudah terjatuh dan mengalami luka cukup serius.

Baca Juga: Merawat Manis Gula Aren dari Pedalaman Desa Tetebatu Selatan

“Makanya kami berinisiatif untuk menimbun secara swadaya bersama teman-teman pelaku wisata,” terangnya.

Jaya berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan itu. Sebab, jalan tersebut merupakan jalur utama yang kerap dilalui tamu saat berkunjung ke Tetebatu dan desa sekitarnya. (par/r7)

Editor : Jelo Sangaji
#Turis Asing #Swadaya #Kecelakaan #jalan rusak #Pariwisata