Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sayembara Desain Gedung Wanita Lombok Timur Masuk Tahap Akhir

Supardi • Kamis, 11 Juni 2026 | 10:18 WIB
PENILAIAN AKHIR: Bupati dan Sekda Lombok Timur saat mendengarkan penjelasan dari ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTB terkait desain gedung serbaguna
PENILAIAN AKHIR: Bupati dan Sekda Lombok Timur saat mendengarkan penjelasan dari ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTB terkait desain gedung serbaguna

LombokPost-Sayembara desain bangunan serbaguna atau Gedung Wanita Lombok Timur (Lotim) memasuki tahap akhir.

Sebanyak lima karya masuk lima besar mulai dinilai, sebelum ditetapkan sebagai juara dan digunakan sebagai desain bangunan.

“Terima kasih kepada seluruh peserta sayembara, para arsitek, serta dewan juri yang telah berpartisipasi dalam proses perancangan gedung serbaguna ini,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat mengikuti presentasi karya lima finalis terbaik, Rabu (10/6).

Kata dia, Gedung Wanita yang ada saat ini dibangun sekitar 30 tahun lalu. Hingga saat ini, bangunan itu belum pernah direhabilitasi.

Sementara, kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas publik yang representatif terus meningkat seiring perkembangan aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi. 

Baca Juga: Pemprov NTB Belum Lempar Handuk "Rebut" Gedung Wanita dan Bawaslu NTB, Kubu Made Singarsa Tak Gentar

“Desain yang terpilih nantinya kami harapkan bisa menjadi ikon baru Lotim, sekaligus merepresentasikan jati diri daerah,” ungkapnya.

Ia meminta masyarakat memberikan masukan dan rekomendasi terhadap lima karya yang masuk lima besar, sebelum ditetapkan sebagai desain bangunan serbaguna.

 Anggaran pembangunan gedung serbaguna yang disiapkan sebesar Rp 40 miliar.

“Pembangunan di Lotim saat ini terus bergerak maju, tidak hanya perkotaan tetapi juga di wilayah perdesaan. Transformasi pembangunan harus merata di seluruh Lotim,” tutupnya.

Baca Juga: Resmi! Perda Tahun Jamak 2025 Disahkan, Pemkab Lombok Timur Fokus Bangun Jalan dan Gedung Serbaguna

Sementara itu, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTB Lalu Agus Supriadi mengapresiasi Pemkab Lotim atas terselenggaranya sayembara itu.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif karena memberikan ruang bagi para arsitek untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan.

“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 320 peserta mendaftarkan diri dan sebanyak 117 peserta mengirimkan karya yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia. Ini menjadikan sayembara ini sebagai salah satu sayembara arsitektur terbesar dalam skala nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi peserta menunjukkan Lotim memiliki daya tarik tersendiri di kalangan arsitek Indonesia.

Hasil sayembara ini diharapkan mampu melahirkan karya yang menjadi ikon baru di Gumi Patuh Karya.

Karya itu juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi, pariwisata, dan sektor pendukung lainnya.

Baca Juga: Tak Menyerah, Pemprov NTB Siapkan Serangan Balik di Sengketa Lahan Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu

Berdasarkan perencanaan yang telah disusun, gedung serbaguna itu diperkirakan mampu menampung sekitar 2.000 orang.

Kawasan ini juga akan dilengkapi konsep ruang terbuka hijau (RTH) dan berbagai fasilitas penunjang yang dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus fungsi kawasan secara keseluruhan.

“Kami akan terus mendampingi Pemkab Lotim, tidak hanya dalam pelaksanaan sayembara tetapi juga pada tahapan berikutnya hingga pembangunan dapat terwujud dengan kualitas terbaik,” ujarnya. (par/r7)

 

Editor : Kimda Farida
#gedung serbaguna #arsitektur #Gedung Wanita #sayembara #Lotim