Lombokpost-General Manager (GM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara RDW Manurung meninjau progres pembangunan PLTU FTP-2 Lombok di Kecamatan Sambelia. Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan first synchrone atau sinkronisasi perdana unit pembangkit ke sistem, guna menghadirkan listrik andal di Pulau Lombok.
“Proyek strategis nasional ini tidak boleh molor. First synchrone adalah gerbang sebelum pembangkit benar-benar menyalurkan daya. Sekali sinkron, maka keandalan sistem kelistrikan Lombok naik kelas,” terang GM PLN UIP Nusra RDW Manurung, Jumat (12/6).
Manurung mengapresiasi jajaran PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Sambelia yang terlibat aktif mengawal proses komisioning PLTU FTP-2 Lombok.
Baca Juga: PLN NP UP Sambelia Gelar Bersih Pantai
“Kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari PLN Nusantara Power UP Sambelia yang telah membantu untuk komisioning PLTU FTP-2. Sinergi adalah kunci agar target tercapai,” tegas RDW Manurung.
Ia menegaskan, kehadiran PLTU FTP-2 jauh melampaui tiang dan turbin. Infrastruktur ini akan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan Lombok. Sekaligus mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat, sektor industri, dan investasi, khususnya di Lombok.
“Semoga proyek ini segera diselesaikan secepatnya,” lanjutnya.
Baca Juga: Kurban PLN NP Sambelia Sasar 500 Penerima
PLN Nusantara Power UP Sambelia berkomitmen mengawal PLTU FTP-2 hingga berhasil dan memberi manfaat. Dari ruang kendali unit hingga ke rumah pelanggan, seluruh pihak memiliki semangat yang sama.
Diketahui, PT PLN Nusantara Power UP Sambelia merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 berkapasitas 2x50 MW di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia. Kehadiran PLTU Lombok FTP-2 diharapkan dapat menambah pasokan listrik pada sistem kelistrikan Lombok setelah siap beroperasi nantinya.
Editor : Akbar Sirinawa