LombokPost-Ratusan warga bersama santri-santriwati Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas NW Sajang, Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, menggelar pawai taaruf peringatan 1 Muharram.
Momentum ini diharapkan menjadi ajang refleksi diri agar lebih baik.
“Pawai ini dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Melalui momentum ini kita ingin mensyiarkan Islam sekaligus ajang refleksi diri untuk lebih baik,” terang tokoh agama sekaligus pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas NW Sajang TGH Abdul Hafiz, Jumat (19/6).
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya seremoni tahunan.
Momentum ini juga menjadi sarana memperbanyak amal kebaikan serta mempererat ukhuwah Islamiah antarmasyarakat.
Baca Juga: Dinas Perhubungan Lombok Timur Evaluasi Jadwal Angkutan KSPN Sembalun
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang dijalankan Remaja Masjid Nurul Iman agar semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang.
“Kami sudah punya komitmen kepada rekan-rekan pengurus Remaja Masjid untuk melakukan yang lebih baik pada tahun selanjutnya,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Remaja Masjid Nurul Iman sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Supardi mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus mendukung kegiatan dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Karhutla Bukit Sempana di Sembalun Meluas hingga 116 Hektare
“Kita terus memberikan yang terbaik setiap tahunnya, ini menjadi kalender kegiatan kami. Semoga akan lebih baik setiap tahunnya,” kata Supardi.
Selain menjadi ajang syiar Islam, pawai ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
Setelah pawai berakhir, panitia melanjutkan kegiatan dengan pengundian doorprize yang disambut antusias peserta.
Kesuksesan pelaksanaan Pawai 1 Muharram 1448 H ini menunjukkan tingginya semangat kebersamaan masyarakat Desa Sajang dalam menyambut Tahun Baru Islam.
Baca Juga: Polsek Sembalun Amankan Sejumlah Pria Diduga sedang Pesta Narkoba
“Kami harap kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan yang semakin meriah, sekaligus menjadi wadah memperkuat syiar Islam dan persaudaraan di tengah masyarakat,” tutupnya. (par/r7)
Editor : Kimda Farida