LombokPost- Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Bukit Pal Jepang, Lombok Timur (Lotim), yang terjadi sejak Jumat (26/6) lalu, mengakibatkan seluas 163 hektare lahan terbakar. Setelah tiga hari berjibaku, petugas akhirnya berhasil memadamkan api tersebut.
"Titik-titik api sudah tidak terlihat lagi. Setepah tiga hari tiga malam petugas bekerja keras untuk memadamkan kobaran api, " Terang Kepala Seksi Perlindungan KPLH Rinjani Timur, Lalu Iskandar.
Ia memastikan api sudah padam 100 persen. Bahkan untuk memastikan api benar-benar padam, pihaknya telah melakukan pemantauan secara bergilir selama 72 jam di semua titik.
Baca Juga: Karhutla Bukit Sempana di Sembalun Meluas hingga 116 Hektare
Angin kencang serta kondisi lahan yang dipenuhi dengan ilalang kering mengakibatkan api sulit untuk dipadamkan dan mudah merembet ke area lain. Total lahan yang terdampak seluas 163 hektare.
"Medan berbukit dengan kemiringan ekstrem juga menjadi kendala untuk melakukan pemadaman. Sehingga proses pemadaman berlangsung lebih lama, " Katanya.
Ia menduga kebakaran ini akibat kemarau yang terjadi saat ini dan adanya aktivitas manusia di atas bukit.
Baca Juga: Dinas LHK NTB Maksimalkan Pencegahan Karhutla Imbas Perambahan Hutan Jadi Lahan Jagung
Ia berharap masyarakat tidak melakukan tindakan yang bisa memicu kebakaran, terutana saat kemarau seperti sekarang ini.
Editor : Kimda Farida