Polres Lombok Timur Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Keruak

Supardi • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 19:49 WIB
AKBP Ariakta Gagah Nugraha
AKBP Ariakta Gagah Nugraha

LombokPost - Aparat kepolisian Lombok Timur (Lotim) terus melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 5 tahun di Kecamatan Keruak, belum lama ini.

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan, hingga saat ini proses penyelidikan masih dilakukan. Sejumlah orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut telah dimintai keterangan.

"Kami masih melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa terduga. Kami terus berupaya mendapatkan pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut," ucap AKBP Gagah, kepada wartawan Selasa (4/8).

Baca Juga: Pria di Jonggat Tega Cabuli 7 Anak di Bawah Umur, Modus Iming-Iming Uang Tunai

Ditegaskan saat ini pihaknya masih memeriksa keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat sabar menunggu terkait terduga pelaku.

Terlebih, kata dia, saksi yang mengetahui kejadian hanya korban dan seorang temannya yang sama-sama masih anak-anak, sehingga keterangannya kerap berubah-ubah.

"Sementara ini kami masih mendalami dua orang terduga. Kami tidak bisa asal menuduh ," jelasnya.

Baca Juga: Pria Mabuk Diduga Cabuli Anak 6 Tahun di Kota Mataram

Polisi juga telah berkoordinasi dengan kepala desa, kepala dusun, serta berupaya mencari saksi-saksi lain yang mungkin mengetahui peristiwa tersebut.

Dalam penyelidikan ini yang menjadi kendala adalah tidak adanya kamera pengawas (CCTV) dan minim saksi di lokasi kejadian. Saat ini penyidik masih mengandalkan hasil visum sebagai salah satu alat bukti utama.

Dirinya sangat berharga agar masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas maupun keberadaan pelaku untuk dapat melaporkannya kepada pihak kepolisian, bukan menyebarkannya melalui media sosial.

Baca Juga: Fakta Miris Guru Ponpes di Loteng Cabuli Santri, Ternyata Dulu Korban Sodomi yang Tak Direhabilitasi

"Kami sangat membuka pintu bagi masyarakat yang memiliki informasi. Jika mengetahui sesuatu yang berkaitan dengan pelaku, sampaikan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti," katanya.

Ditegaskan kasus ini menajdi atensi kepolisian mengingat korbannya merupakan anak di bawah umur. Dia mengimbau seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain maupun beraktivitas di luar rumah.

Orang tua juga diharapkan untuk mengingatkan anak agar tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal, termasuk jika diberi iming-iming uang, makanan, atau hadiah yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

Baca Juga: Modus Ajak Olahraga, Pria di Aik Bukak Lombok Tengah Diduga Cabuli Empat Bocah

"Kami mengajak seluruh masyarakat dan orang tua untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita. Jangan sampai ada lagi anak yang menjadi korban kejadian serupa," tutupnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
penyelidikan Polres Lotim Cabul anak bawah umur kekerasan Seksual