LombokPost-Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI, kuota pendakian Gunung Rinjani sudah penuh. Terutama untuk pendakian pada 15 hingga 17 Agustus.
“Tanggal 15, 16 dan 17 sudah full. Rata-rata calon pendaki mengejar perayaan 17 Agustus di atas,” terang Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiaristo, Jumat (7/8).
Menanggapi lonjakan pengunjung, TNGR akan meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap para pendaki. Selain itu, berbagai fasilitas terus diperbaiki, termasuk renovasi shelter dan perbaikan jalur pendakian.
Berdasarkan data yang ada, jumlah pendaki yang telah mendaftar pada 15 Agustus 2026 sebanyak 392 orang. Jumlah itu terdiri dari 303 warga negara Indonesia (WNI) dan 89 warga negara asing (WNA).
Kemudian pada 16 Agustus, jumlah pendaki yang mendaftar mencapai 539 orang. Terdiri dari 417 WNI dan 122 WNA. Sementara pada 17 Agustus, sebanyak 290 orang telah mendaftar. Jumlah itu terdiri dari 239 WNI dan 51 WNA.
“Kemudian pada tanggal 18 Agustus itu yang sudah booking baru 79 orang untuk WNI dan 41 orang untuk WNA,” katanya.
Baca Juga: Sampah Menumpuk, Pendakian Pergasingan Ditutup Sementara
Astekita mengatakan, dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini, Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) juga menggelar program nasional bertajuk Delapan Aksi Kehutanan untuk Indonesia Merdeka.
Salah satu agenda utamanya berupa aksi bersih kawasan konservasi yang mengusung tema kemerdekaan. Target nasionalnya mencapai 1.945 peserta, 81 kilometer jalur bersih, dan 17 lokasi di taman nasional seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini melibatkan 17 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Nasional dari Sabang hingga Merauke. Khusus di TNGR target peserta sekitar 120 orang dengan luas yang akan dibersihkan sekitar 4-5 kilometer. Sebenarnya kegiatan ini tanpa agenda nasional pun rutin dilakukan,” katanya. (par/r7)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post