Alunan Budaya Pringgasela Ditutup dengan Alunan Music Experience

Supardi • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:09 WIB

 

ALUNAN BUDAYA: Ketua Majelis Adat Alunan Budaya Pringgasela saat konferensi pers terkait persiapan aluanan musik Experience
ALUNAN BUDAYA: Ketua Majelis Adat Alunan Budaya Pringgasela saat konferensi pers terkait persiapan aluanan musik Experience. 

LombokPost - Puncak acara satu dekade Alunan Budaya Pringgasela tahun ini akan ditutup dengan kegiatan Alunan Music Experience yang akan dimeriahkan oleh lima grup band lokal dan Nasional. Mulai dari Pas Band, Ari Laksmana, Bapackguru, Tiga kaliempat, dan Reggton yang rencananya akan digelar pada tanggal 9 Agustus besok. 

Ketua Majelis Adat Alunan Budaya Pringgasela Feryawan menyampaikan pada Alunana Music Experience 2026 panitia menyiapkan 4 ribu tiket. Semua tiket diperkirakan akan ludes terjual. Hal ini berkaca pada tahun lalu, di mana panitia menyiapkan 3.500 tiket dan ludes terjual. 

"Insya Allah akan habis terjual. Sampai kemarin tiket yang sudah terjual sudah 35 persen. Animo masyarakat cukup tinggi," Terang Fery. 

Baca Juga: Alunan Budaya Pringgasela Fokus Gerakkan Ekonomi Warga

Kata dia, kegiatan alunanan budaya ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terutama para pelaku UMKM. Bahkan jumlah UMKM yang terlibat tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Di mana tahun seblumnya UMKM yang terlibat 35 UMKM, tahuan bertambah menjadi 45 UMKM. 

Salah satu tujuan alunan budaya ini ialah untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Bahkan hal ini menjadi prioritas utama. Pihaknya juga berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu penggerak ekonomi. 

"Kami harapkan kegiatan ini bisa menjadi penunjang dan penggerak ekonomi masyarakat lokal kita," jelasnya.

Baca Juga: Melihat Acara Satu Dekade Festival Alunan Budaya Pringgasela, Gelar Sembilan Proses Menenun, Hingga Pertunjukan Kolosal tentang Srimananti

Selain UMKM, kegiatan ini juga disebut sangat berdampak terhadap penenun sendiri. Bahkan beberapa penenun sudah membuat platform digital untuk pemasaran produk mereka. Event ini juga menajdi wadah untuk mengangkat logo dan brand para penenun untuk pemasaran yang lebih luas. 

Kata dia, Alunan Budaya Desa Pringgasela sudah tiga kali lolos Karisma Event Nusantara (KEN) hal ini tidak terlepas dari bantuan dan suport Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim. 

"Alhamdulillah Pemkab Lotim selama ini sangat mendukung kami dan kami sangat berterima kasih terhadap Pemkab Lotim," tutupnya. (par) 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
alunan musik alunan budaya desa pringgasela budaya tenun Adat