Bupati Lotim Cek Jalan Rusak di Lenek

Supardi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 13:50 WIB

 

TINJAU JALAN: Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin saat meninjau kondisi jalan yang rusak di jalan Lenek Baru menuju Labuhan Haji yang rusak berat. 
TINJAU JALAN: Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin saat meninjau kondisi jalan yang rusak di jalan Lenek Baru menuju Labuhan Haji yang rusak berat. 

LombokPost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin memberikan atensi terhadap kondisi jalan Lenek Baru, Kecamatan Lenek, menuju Labuhan Haji. Jalan itu berlubang cukup besar di bagian tengah dan pinggir sehingga dinilai membahayakan pengendara.

“Pak Kadis PUPR, kami harap untuk cepat, tanggap untuk menangani jalan yang rusak ini,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat memeriksa kondisi jalan Lenek-Labuhan Haji yang rusak, Minggu (9/8).

Dia meminta Kepala Dinas PUPR segera melakukan pengecekan lebih jauh dan menangani jalan berlubang tersebut. Kondisi jalan dinilai cukup mengganggu dan membahayakan pengendara, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Penanganan Jalan Rusak di NTB oleh TRC Infrastruktur Didukung Anggaran Rp 3 Miliar dan 15 Unit Alat Berat

Menurutnya, jalan yang bagus tidak hanya mendukung kelancaran transportasi. Akses jalan juga sangat penting, bahkan menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Akses jalan yang baik juga berperan penting mendukung pelayanan pendidikan, kesehatan, pariwisata serta sektor-sektor strategis lainnya,” katanya.

Pemda Lotim terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan melalui percepatan pembangunan jalan tahun jamak. Selain itu, pembangunan juga mencakup gedung serbaguna atau gedung wanita.

Baca Juga: Jalan Rusak Picu Amarah Warga Praya Barat

Pembangunan infrastruktur jalan telah dimulai sejak akhir 2025. Secara keseluruhan, terdapat 59 ruas jalan dengan total panjang mencapai 165 kilometer. Jumlah itu terdiri atas 48 ruas jalan kabupaten dan 11 jalan desa.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PUPR Lotim Achmad Dewanto Hadi menargetkan pekerjaan jalan rampung pada November 2026. Target itu sesuai kontrak pengerjaan tahun jamak untuk sub jalan.

Saat ini, sebagian jalan sudah dilakukan pengaspalan. Namun, beberapa ruas masih menunggu pengerjaan bahu jalan untuk dibeton.

Baca Juga: Wabup Loteng Sebut Pinjaman Rp 200 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

“Pengecoran bahu jalan ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat badan jalan dan agar jalan tidak terlalu tinggi dan mudah rusak,” ujarnya.

Menurut dia, kemantapan jalan Lotim sebelum program tahun jamak mencapai 65 persen. Setelah pekerjaan rampung, kemantapan jalan Lotim diharapkan bisa mencapai lebih dari 70 persen. 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Lenek Jalan Infrastruktur Bupati Lotim jalan rusak