Warga Lombok Timur Diminta Laporkan Jalan Rusak, Bupati: Buat Undangannya, Nanti Kita Datangi

Supardi • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:58 WIB
Haerul Warisin
Haerul Warisin

 

LombokPost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin meminta masyarakat menyampaikan persoalan infrastruktur jalan yang membutuhkan penanganan segera.

Ia juga meminta masyarakat mengundangnya untuk melihat langsung kondisi jalan rusak di daerah masing-masing.

“Silakan laporkan saja, nanti kita lihat. Buat undangannya, nanti kita datangi,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Selasa (11/8).

Jalan dinilai menjadi salah satu infrastruktur yang sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Sementara itu, masih banyak jalan di Lotim yang membutuhkan perbaikan. Karena itu, persoalan jalan akan menjadi fokus utama pembangunan Pemkab Lotim.

Baca Juga: Sejarah Baru, Ruas Jalan Kota di Toronto Bakal Dinamai ‘BTS Boulevard’ Selama Tur Dunia ARIRANG

Saat ini, Pemkab Lotim tengah berkonsentrasi menyelesaikan pembayaran jalan dan gedung wanita yang dibangun melalui utang skema tahun jamak senilai Rp 120 miliar. Pada 2027, Pemkab Lotim akan kembali merencanakan pembangunan jalan di Lotim untuk 2028-2029 dengan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

“Sekarang kita fokus untuk selesaikan dulu yang tahun jamak kemarin. InsyaAllah tidak ada kendala untuk pembayarannya,” ujarnya.

Sementara terkait jalan berlubang di wilayah Desa Lenek Baru, Haerul sudah meminta Dinas PUPR segera memperbaikinya maksimal lima hari setelah ditinjau beberapa hari lalu. Sebab, jalan itu dinilai menjadi akses penting bagi masyarakat.

Baca Juga: Bupati Lotim Cek Jalan Rusak di Lenek

“Saya minta maksimal hanya lima hari. Harus tuntas, tidak boleh lebih dari lima hari,” tegas Haerul Warisin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Lotim Achmad Dewanto Hadi menyampaikan, pihaknya telah menerima informasi langsung dari Bupati terkait kondisi ruas jalan Lenek Baru. Tim PUPR juga telah melakukan pengecekan.

“Tim kami sudah turun melakukan investigasi di sejumlah lokasi untuk mengetahui kondisi jalan secara lebih menyeluruh. Sementara untuk menangani lubang pada jalanan Lenek–Labuhan Haji, kita telah memesan box culvert berukuran lebar satu meter untuk memperbaikinya,” terangnya.

Baca Juga: Wabup Loteng Sebut Pinjaman Rp 200 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

Tahun ini, Pemkab Lotim telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk pemeliharaan jalan. Hingga Agustus, anggaran itu tersisa sekitar 30 persen.

Dia juga telah meminta jajarannya melakukan inventarisasi terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan. Langkah itu dilakukan agar kerusakan dapat ditangani lebih awal sehingga tidak menjadi lebih parah. (par/r7)

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Jalan Infrastruktur Lotim Percepatan jalan rusak