LombokPost-Tim PKM Universitas Hamzanwadi mendampingi Karang Taruna Masbagik Utara Baru mengolah bahan alam lokal menjadi minuman herbal bernilai ekonomi. Program hibah Kemdiktisaintek 2026 itu juga mendorong standardisasi bahan baku, higiene produksi, dan pengembangan produk kuliner halal.
"Kegiatan ini mengangkat tema pendampingan desa wisata kuliner halal melalui produk minuman herbal dan standardisasi bahan alam lokal. Kegiatan ini berlangsung sejak Mei 2026 lalu," terang Ketua Tim PKM Universitas Hamzanwadi Yuyun Febriani, Jumat (14/8).
Pendampingan dilakukan mulai dari pemanfaatan bahan alam lokal menjadi produk minuman. Selain itu, pendampingan mencakup formulasi, proses produksi minuman herbal, higiene produksi, pengemasan, hingga pengenalan standardisasi bahan alam dan prinsip halal.
Baca Juga: Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Borong Medali Porprov NTB
Dia mengatakan, program pendampingan ini memberikan dampak pada peningkatan level keberdayaan mitra, khususnya pada aspek produksi melalui peningkatan kuantitas produk.
"Dengan adanya pendampingan ini, mitra kini memiliki pengetahuan, dan keterampilan yang lebih baik dalam menghasilkan produk olahan pangan berupa minuman herbal berbasis bahan alam lokal," jelasnya.
Dari aspek sosial kemasyarakatan, kegiatan ini juga berhasil mendorong peningkatan pengetahuan mitra mengenai pengolahan bahan alam, keamanan dan mutu pangan, standardisasi bahan baku, serta prinsip dasar pengembangan produk kuliner halal.
Baca Juga: Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Borong Juara Peksimida, Siap Wakili NTB di Kancah Nasional
Peningkatan kapasitas itu diharapkan dapat memperkuat peran Karang Taruna, khususnya di Masbagik Utara Baru, sebagai penggerak kegiatan produktif dan ekonomi kreatif di tengah masyarakat.
"Produk utama yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah produk olahan pangan berupa minuman herbal," jelasnya.
Dia juga berharap produk yang berhasil dibuat dapat terus dikembangkan sebagai salah satu produk pendukung Desa Wisata Kuliner halal Masbagik Utara Baru. Produk itu juga diharapkan memiliki peluang menjadi produk unggulan berbasis potensi lokal.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemdiktisaintek selaku pemberi dana. Serta ucapan terima kasih juga kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Hamzanwadi. Pemdes Masbagik Utara Baru. Karang Taruna Karya Sejahtera, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini," ucapnya.
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post