Lotim Tertinggi Capaian Pendaftaran Portal Perlinsos

Supardi • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:14 WIB
AKTIVASI PERLINSOS: Sejumlah masyarakat di Lombok Timur sedang melakukan aktivasi Portal perlindungan sosial (Perlinsos) belum lama ini.
AKTIVASI PERLINSOS: Sejumlah masyarakat di Lombok Timur sedang melakukan aktivasi Portal perlindungan sosial (Perlinsos) belum lama ini. 

LombokPost-Capaian pendataan aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Lombok Timur (Lotim) saat ini telah mencapai lebih dari 101 ribu kepala keluarga (KK). Angka tersebut menjadikan Lotim sebagai daerah dengan pendataan tertinggi secara nasional.

"Capaian pendataan Perlinsos kita beberapa hari terakhir ini cukup tinggi, mencapai 101 ribu KK lebih. Capaian ini tergenjot setelah kita mengerahkan para ASN," terang Sekda Lotim M Juaini Taofik, Senin (17/8).

Juaini menyebutkan, awalnya pendataan ditargetkan hanya menyasar sekitar 140 ribu KK yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4. Namun, Bupati Lotim menginstruksikan agar semua KK di Lotim didaftarkan sehingga kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat terdata secara menyeluruh.

Baca Juga: 2.576 Agen Dikerahkan untuk Pendataan Perlinsos

Tingginya capaian ini juga tidak terlepas dari antusiasme masyarakat terhadap pendataan Perlinsos. Masyarakat melakukan pendataan bukan semata-mata karena berharap segera mendapatkan bantuan. Mereka juga ingin mengetahui apakah masuk kategori penerima bantuan atau tidak.

"Antusias masyarakat luar biasa. Walaupun tidak langsung mendapatkan bantuan, tapi mereka ingin mengecek apakah dirinya layak atau tidak menerima bantuan,” katanya.

Meski capaian cukup tinggi, Lotim masih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar. Pemkab Lotim menargetkan sebanyak 501 ribu KK di Lotim dapat terdata dalam Aplikasi Perlinsos.

Baca Juga: Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Mataram Tembus 24 Persen

Karena itu, dia meminta media membantu menyebarkan informasi ini kepada masyarakat luas. Masyarakat juga dapat melakukan pendaftaran secara mandiri dengan terlebih dahulu mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

"Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mengaktifkan IKD, kami sudah menyiapkan bantuan melalui ASN yang ditempatkan di kantor desa, termasuk para kader Posyandu," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Lotim Haerul Warisin menyampaikan digitalisasi bantuan sosial melalui Portal Perlinsos diharapkan menjadi kesempatan bagi Lotim untuk meningkatkan kualitas data penerima bantuan sosial (bansos). Dengan demikian, penyaluran bansos diharapkan lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Aktivasi Perlinsos di Lotim Baru 1,5 Persen

"Terima kasih kepada seluruh agen dan unsur masyarakat yang terlibat dalam proses transformasi digitalisasi bantuan sosial ini," terangnya.

Dia juga mengapresiasi pemerintah pusat yang telah menjadikan Lotim sebagai salah satu dari 43 kabupaten/kota percontohan transformasi digitalisasi bantuan sosial di Indonesia.

"Kepercayaan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola data sosial melalui pemanfaatan teknologi digital," katanya. (par/r7)

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Perlinsos Bantuan Bansos Lotim portal