Penjabat Kades Diminta Fokus Sukseskan Pilkades

Supardi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:55 WIB
TUGAS BERAT: Wakil Bupati Lombok Timur Moh Edwin Hadiwijaya melantik 61 Penjabat Kepala Desa, Selasa (18/8). 
TUGAS BERAT: Wakil Bupati Lombok Timur Moh Edwin Hadiwijaya melantik 61 Penjabat Kepala Desa, Selasa (18/8). 

LombokPost-Bupati Lombok Timur Haerul Warisin melantik 61 Penjabat (Pj) Kepala Desa, Selasa (18/8). Mereka diminta menjaga jalannya pemerintahan desa dan bersikap adil menjelang Pilkades serentak 27 Januari 2027.

"Ini tanggung jawab besar, meskipun tidak lama, tetapi cerminan sebagai PNS akan kelihatan saat menjabat sebagai Pj," terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat melantik 61 Pj Kades, Selasa (18/8).

Penunjukan dan pelantikan Pj disebut berdasarkan kepercayaan masyarakat yang disampaikan melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Penunjukan juga sudah melalui penilaian dari pemerintah daerah. Untuk itu, dia meyakini para Pj mampu memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat di desa.

Baca Juga: Kades di Lombok Utara Minta Pemda Buka Akses Kelola Aset

Dia menekankan, para Pj tidak perlu menjadi penguasa di desa. Tugas Pj sesungguhnya adalah menjalankan roda pemerintahan di desa sebelum adanya kepala desa definitif.

"Kami percaya bahwa Pj ini mampu menyukseskan pemilihan kepala desa serentak ke depan," jelasnya.

Pj Kades juga ditekankan untuk bisa menertibkan dan menyatukan perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat saat Pilkades serentak. Hal itu dilakukan agar tidak ada gejolak di masyarakat serta masyarakat merasa aman dan nyaman.

Baca Juga: KPU NTB Dorong Kesadaran Pemilih Tolak Politik Uang Jelang Pilkades Lombok Barat

"Yang perlu dilakukan Pj adalah kalau ada pertikaian antara masyarakat yang satu dengan yang lain, segera carikan solusi agar bisa dipersatukan, itu yang paling pokok," katanya.

Dia juga menekankan agar para Pj bisa berlaku adil kepada semua bakal calon Kades nantinya. Tidak boleh tebang pilih. Jika ingin berkunjung ke calon Kades, semua calon harus dikunjungi.

"Cari tokoh pemudanya, cari tokoh agamanya, cari tokoh masyarakatnya. Silaturahmi dengan mereka. Bantu program-program pemerintah kabupaten. Kemudian lakukan koordinasi," ujarnya.

Baca Juga: Perda Pilkades Disahkan, PPPK Tak Wajib Mundur

Saat ini, kata dia, Pemkab Lotim tengah mempersiapkan anggaran pelaksanaan Pilkades serentak agar bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan, yakni 27 Januari 2027. Sehingga, sebelum puasa mendatang desa sudah dipimpin Kades definitif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lotim Hambali menyampaikan, pada Desember mendatang sebanyak delapan Kades kembali akan berakhir masa jabatannya. Delapan desa ini juga akan masuk dalam pelaksanaan Pilkades serentak.

"Tinggal sekali kita lantik Pj, tinggal delapan orang. Yang delapan itu juga masuk dalam Pilkades serentak sehingga total desa yang akan melaksanakan Pilkades sebanyak 157 desa," kata Hambali.

Baca Juga: Kecamatan Mulai Petakan Kerawanan, Persiapan Pilkades Serentak Lobar

Kata dia, tahapan Pilkades serentak saat ini masih menunggu diketoknya APBD perubahan untuk anggaran Pilkades. Diperkirakan besar anggaran untuk Pilkades serentak ini sekitar Rp 14-15 miliar. (par/r7)

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Lombok Post
pj kades Kades Lotim pemilihan Pilkades