Melihat Cara SMPN 1 Terara Membentuk Karakter Siswa

Supardi • Dipublikasikan Senin, 31 Agustus 2026 | 09:24 WIB
PENYAMPAIAN MATERI: Anggota OSIS SMPN 1 Terara sedang mendengarkan materi dari sejumlah narasumber pada saat mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa. 
PENYAMPAIAN MATERI: Anggota OSIS SMPN 1 Terara sedang mendengarkan materi dari sejumlah narasumber pada saat mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa.  

LombokPost-SMPN 1 Terara, Lombok Timur (Lotim), menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan jiwa kepemimpinan sejak usia dini untuk mencetak calon pemimpin yang matang pada masa mendatang.

Puluhan siswa pagi itu terlihat fokus mendengarkan pemateri di depan mereka. Satu per satu pemateri dari berbagai unsur menyampaikan materi sesuai bidang masing-masing.

Sesekali, para siswa terlihat aktif bertanya kepada narasumber. Mereka adalah siswa SMPN 1 Terara yang tergabung dalam kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Hari itu, mereka tengah mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang diadakan sekolah.

Baca Juga: SMPN 2 Mataram Perkuat Karakter Siswa, Tak Sekadar Kejar Prestasi

Kepala SMPN 1 Terara Moh Zaini menyampaikan, LDKS merupakan agenda rutin SMPN 1 Terara, terutama setelah terpilihnya kepengurusan baru OSIS. Kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial. Sekolah ingin memberikan dasar-dasar kepemimpinan kepada para pengurus OSIS yang baru.

“Mencetak seorang pemimpin tidak bisa simsalabim. Tapi membutuhkan proses panjang. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan jiwa-jiwa pemimpin sejak dini,” terang Kepala SMPN 1 Terara Moh. Zaini, Minggu (30/8).

Keseriusan sekolah menjalankan kegiatan itu terlihat dari beragam narasumber yang dihadirkan. Anggota TNI memberikan materi tentang wawasan kebangsaan. Kemudian, kepolisian menyampaikan materi terkait menjaga kamtibmas di tengah masyarakat hingga peraturan berlalu lintas.

Baca Juga: Program PEREMPUAN Poltekkes Kemenkes Mataram Dorong Remaja SMPN 1 Batulayar Cegah Anemia

Tidak hanya itu, sekolah juga menghadirkan tenaga kesehatan untuk menyampaikan materi seputar kesehatan, terutama bahaya penggunaan narkoba. Ada pula narasumber dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), anggota dewan, hingga pelaku media.

“Semua itu kami lakukan dengan niat untuk membentuk calon-calon pemimpin yang baik, visioner, bertanggung jawab, serta berkarakter,” jelasnya.

Zaini menekankan, LDKS bukan sekadar kegiatan tahunan. Kegiatan itu harus memberikan dampak terhadap siswa, terutama pengurus OSIS. Siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga dapat mengimplementasikannya.

Baca Juga: Kepala SD-SMP Mataram Segera Diisi, Nama Calon Kasek Sudah Disiapkan

Para siswa juga tidak sekadar mendengarkan materi. Mereka diminta membuat program kerja selama satu tahun atau selama masa kepengurusan.

“Program kerja yang mereka buat ini tidak hanya disusun atau menjadi sebatas program saja. Tapi kami harap program itu harus betul-betul dilaksanakan secara konsisten,” katanya.

Zaini menilai LDKS sangat penting bagi siswa. Melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami dasar menjadi pemimpin, mendapatkan pengalaman dan ilmu, serta menjadi lebih bertanggung jawab terhadap program yang telah dibuat. Di antaranya program perayaan hari besar nasional, keagamaan, dan lainnya.

Baca Juga: Kepala SD-SMP Mataram Segera Diisi, Nama Calon Kasek Sudah Disiapkan

Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal bagi siswa jika kelak menjadi pemimpin di masyarakat. Paling tidak, mereka mampu menjadi pemimpin bagi diri sendiri dan keluarga.

Selain itu, Zaini berharap pengurus OSIS yang baru lebih visioner di tengah perkembangan digitalisasi saat ini. Menurutnya, kemajuan itu bisa menjadi peluang sekaligus tantangan bagi anak-anak.

“Mudah-mudah nanti anak-anak ini bisa menjadi pemimpin masa depan, yang memiliki wawasan, kepribadian dan berkarakter,” pungkasnya. (*/r7)

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
osis Lotim karakter pemimpin SMPN