“Bapak dan Ibu jangan salahkan kadus, kawil, kades, lurah, camat, sampai Bupati. Karena data itu sekarang kita bisa mengisi sendiri, kita mau dapat bantuan apa, melalui berbagai program, cek bansos, perlinsos kemudian ada juga di BPS linknya,” terang Wabup Lotim Moh Edwin Hadiwijaya Saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami` Baiturrahman Denggen, Kecamatan Selong pada Jumat (11/9).
Kaitan dengan bantuan sosial, Pemberintah daerah bersama desa dan kelurahan, tengah berupaya melakukan pemutakhiran data penduduk yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Data yang harus dimasukkan, sekurangnya memiliki 39 variabel.
Baca Juga: Siap Mandiri, Ribuan Penerima Bansos di Mataram Digraduasi
Salah satu variabel data yang dimasukkan ialah nomer id listrik, dan berbagai data yang ada juga nyambung, sehingga hal ini dapat mempengaruhi desil. Data itu juga terkoneksi dengan delapan lembaga diantaranya ATR/BPN, PLN, Kominfo, Perbankan, dan Samsat.
"Karena itu Pemda bekerja keras untuk memperbaiki data masyarakat," Katanya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyinggung rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak yang dijadwalkan pada Januari mendatang. Diharapkan Pemilihan itu dapat berjalan lancar.
“Mudah-mudahan Bapak Babinkamtibmas, Bapak Babinsa tidak terlalu berat tugasnya ketika kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban kita. Karena 157 itu cukup banyak desa” harap Wabup.
Baca Juga: Al Hariri Minta Sosialiasi Mekanisme Sanggah Bansos Diperluas ke Tempat Ibadah
Dia mengapresiasi semangat masyarakat yang mencalonkan diri sebagai kepala desa kendati dana desa sudah turun drastis.
Dia mengingatkan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk legislatif untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di desa nantinya.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : Lombok Post