UMKM Lotim Didorong Tingkatkan Kualitas Produk

Supardi • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 08:11 WIB
PELAKU UMKM: Bupati Lombok Timur saat pembukaan acara Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan NTB Tahun 2026.
PELAKU UMKM: Bupati Lombok Timur saat pembukaan acara Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan NTB Tahun 2026.

LombokPost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin menekankan para pelaku UMKM di Lotim tidak hanya fokus pada kuantitas atau jumlah produksi. Namun, yang paling penting adalah meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk agar mampu menembus pasar nasional.

“Paling penting itu kualitas bukan hanya kuantitas. Supaya produk bisa menembus pasar nasional,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat pembukaan Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) NTB 2026, Rabu (16/9).

Lotim memiliki potensi besar untuk dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, hingga perikanan dan kelautan. Hal ini membuat jumlah UMKM Lotim menjadi paling banyak di NTB.

Baca Juga: Kemenkum NTB Bidik UMKM Sumbawa, Dorong Pelaku Usaha Lindungi Merek

Sebagai bentuk dukungan Pemkab Lotim terhadap UMKM di Lotim, pada tahun 2025 lalu, Pemkab Lotim mengucurkan suntikan dana tunai sebesar Rp 20 miliar untuk mendukung permodalan UMKM.

“Di Lotim sangat banyak sekali produk UMKM dari olahan pertanian, peternakan, hingga produk kerajinan. Tapi ini harus diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan,” katanya.

Dirinya menyayangkan banyak produk yang bagus, tetapi tidak didukung kemampuan manajemen yang memadai serta pemahaman pasar yang baik. Seluruh proses, mulai dari produksi hingga menghasilkan nilai ekonomi, membutuhkan pemahaman literasi keuangan yang matang di era sekarang.

Baca Juga: 50 Pelaku UMKM Lombok Utara Ikuti Diseminasi Layanan AHU Online

Melimpahnya hasil bumi dan produk UMKM di Lotim disebut membutuhkan tata kelola, manajemen, pembiayaan, dan strategi pemasaran yang baik dari para pelaku UMKM agar produk semakin berkembang.

“Melalui bimbingan ini kami berharap UMKM Lotim mampu menghasilkan produk berkualitas yang siap bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus mengharumkan nama daerah,” harapnya.

Lebih jauh, ia menyebutkan Lotim juga memiliki keunggulan berupa pabrik pengolahan porang berkapasitas besar dan satu-satunya di NTB yang mampu mengolah bahan baku porang segar menjadi tepung porang maupun chips.

Baca Juga: Unram Terapkan Mesin Produksi untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM Ayam Bakar Inaq Beleq

Menurutnya, jika ketersediaan bahan baku dapat dimaksimalkan, komoditas ini diyakini mampu mendongkrak perekonomian masyarakat secara signifikan.

Sementara itu, Sekda Lotim M Juaini Taofik menyampaikan, sebanyak 100 pelaku UMKM di Lotim mendapat pendampingan dari sejumlah lembaga keuangan untuk memperkuat usaha mereka.

“Pendampingan ini tidak hanya menyasar akses permodalan, tetapi juga literasi keuangan hingga peluang pengembangan pasar lebih luas,” katanya.

Baca Juga: Karang Taliwang Kembangkan Inovasi Mesin Sangrai Mekanis untuk UMKM

Kata dia, kebutuhan UMKM tidak hanya sekadar bantuan modal. Namun, para pelaku UMKM juga perlu memahami bagaimana cara mengelola keuangan, memasarkan produk, hingga mengembangkan investasi.

“Penguatan UMKM sejalan dengan pengembangan program Desa Berdaya di Lotim. Para pelaku UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam menggerakkan ekonomi di desa,” katanya. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
UMKM Digitalisasi Keuangan usaha Lotim Digitalisasi