RSUD Soedjono Selong Tambah Depo Farmasi

Supardi • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 11:27 WIB
PERKUAT PELAYANAN: RSUD dr R Soedjono Selong menambah depo farmasi untuk mempercepat antrean pengambilan obat pasien.
PERKUAT PELAYANAN: RSUD dr R Soedjono Selong menambah depo farmasi untuk mempercepat antrean pengambilan obat pasien.

LonbokPost-RSUD dr R Soedjono Selong menambah depo farmasi baru untuk mengurai antrean pengambilan obat yang selama ini menumpuk di satu titik. Depo baru itu akan melayani enam poli rawat jalan dan mulai beroperasi Senin (21/9).

"Mudah-mudahan ini bisa mengurangi antrean pengambilan obat yang selama ini memang cukup lama, karena sebelumnya kita hanya punya satu depo farmasi," terang Direktur RSUD dr R Soedjono Selong dr Anjasmoro, Jumat (18/9).

Anjasmoro menyebutkan, pembukaan depo farmasi ini merupakan bagian dari evaluasi dan pengembangan pelayanan RSUD Soedjono Selong berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Kemenkum NTB Harmonisasi Pergub Tata Kelola RSUD, Perkuat Akuntabilitas Pelayanan

“Setelah kami mendengar keluhan masyarakat terkait antrean pengambilan obat ini dan melakukan evaluasi, kami memutuskan untuk membuka depo farmasi baru,” katanya.

Pelayanan farmasi merupakan bagian penting dalam pelayanan di rumah sakit. Karena itu, peningkatan efektivitas pelayanan harus berjalan bersama dengan ketepatan pemberian obat dan keselamatan pasien.

"Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Soedjono Selong,” katanya.

Baca Juga: Sabet Gold Status Dunia! RSUD Ruslan Libatkan 2.430 Kader PKK untuk Selamatkan Pasien Stroke

Depo farmasi baru ini akan beroperasi pada Senin (21/9) mendatang. Dia berharap masyarakat dapat memberikan kritik, saran, maupun masukan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan. Setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit.

Sementara itu, Kabag Humas RSUD Soedjono Selong Muksan Efendi menambahkan, jumlah poli rawat jalan di RSUD Soedjono Selong sebanyak 21 poli. Selama ini, pengambilan obat dari semua poli hanya kumpul di satu titik sehingga membuat antrean cukup lama.

"Jumlah poli kita 21 dengan rata-rata kunjungan setiap hari mencapai 750 dan itu kumpul di satu titik. Sehingga manajemen membuat terobosan baru untuk mengurai antrean yang selama ini terjadi di farmasi," katanya.

Baca Juga: RSUD dr R Soedjono Siapkan Tiga Layanan Spesialis Baru

Dari hasil rekam medis di RSUD Soedjono Selong, kunjungan yang paling banyak setiap hari adalah Poli Penyakit Dalam, kemudian Poli Bedah, dan Poli Jantung. "Inilah yang akan kita urai, poli yang kunjungannya banyak ini akan kita bagi untuk pengambilan obatnya agar antreannya tidak terlalu lama,” tandasnya. (par/r7)

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Antrean panjang depo farmasi RSUD Soedjono obat RSUD