LombokPost-RSUD dr R Soedjono Selong mempercepat pembangunan ruangan cytotoxic untuk mendukung layanan kemoterapi bagi pasien kanker.
Progres pembangunan telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung Oktober agar layanan bisa berjalan pada akhir 2026.
“Alhamdulillah di tahun ini, kita akan membuka layanan pengobatan kanker,” terang Kabag Humas RSUD Soedjono Selong Muksan Efendi, Minggu (20/9).
Kata dia, persiapan terus dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek yang dibutuhkan dalam pelayanan, mulai dari tata ruang, keamanan, kenyamanan, hingga aspek keselamatan dalam penanganan dan peracikan obat kanker.
Baca Juga: RSUD Soedjono Selong Tambah Depo Farmasi
Selain itu, saat ini RSUD juga telah memiliki alat mamografi yang dipersiapkan untuk mendukung pemeriksaan dan deteksi dini kanker payudara yang diberikan langsung oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Mamografi menjadi salah satu fasilitas penting dalam upaya menemukan kelainan pada payudara lebih awal, sehingga dapat mendukung proses pemeriksaan dan penanganan pasien sesuai indikasi medis,” katanya.
Selama ini, untuk terapi kanker, pasien di Lotim terpaksa harus dirujuk ke RSUD NTB dan RS Kota Mataram. Sehingga dengan hadirnya layanan ini, pelayanan kepada masyarakat akan semakin dekat.
Baca Juga: Sambut HUT ke-43, RSUD Soedjono Selong Gelar Operasi Gratis Celah Bibir dan Celah Langit-Langit
“Persiapan dan tahapan-tahapannya sudah kami siapkan. Di sini kita memiliki spesialis bedah kankernya, kemudian spesialis terapi untuk kanker, kemudian tenaga apotekernya juga sudah terlatih, jadi SDM sudah lengkap semuanya,” katanya.
Lebih jauh, Muksan menyampaikan, berdasarkan hasil rekam medik yang sudah dilakukan tindakan dan dinyatakan positif kanker dari bulan Januari sampai bulan Juli 2026 tercatat sebanyak 160 orang, dan saat ini pasien itu sedang menjalani terapi kanker di RSUD NTB dan RS Kota Mataram.
Selama tahun 2026 ini, RSUD Soedjono Selong telah membuka enam layanan baru, yakni Ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU), Bedah Laparoskopi, Layanan Kemoterapi, Layanan Cath Lab, Layanan Mamografi, dan penambahan depo farmasi khusus untuk melayani pasien rawat jalan.
Baca Juga: Kemenkum NTB Harmonisasi Pergub Tata Kelola RSUD, Perkuat Akuntabilitas Pelayanan
Sementara itu, Direktur RSUD Soedjono Selong Anjasmoro menambahkan, pemanfaatan layanan mamografi di RSUD Soedjono Selong juga masih menunggu hasil visitasi dari BPJS Kesehatan.
Hal ini dinilai penting agar layanan dapat dimanfaatkan dalam pelayanan yang berkaitan dengan program JKN.
“Mudah-mudahan proses ini dapat segera selesai, sehingga layanan segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Kata dia, mamografi dipersiapkan untuk mendukung pemeriksaan dan deteksi dini kanker payudara, dan ruangan cytotoxic dipersiapkan untuk mendukung pelayanan terapi kanker, khususnya dalam pemberian obat sitotoksik.
Baca Juga: RSUD Selong Kembangkan Layanan Operasi Laparoskopi
Pengembangan fasilitas ini akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, standar keselamatan, serta berbagai persyaratan pelayanan.
“Dengan percepatan pembangunan ruangan cytotoxic dan tersedianya alat mamografi di RSUD Soedjono Selong akan memperkuat kesiapan pelayanan kanker di Lotim,” ungkapnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post