Sekda Lotim Jadi Pemateri di PKKMB Universitas Hamzanwasi

Supardi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 20:16 WIB
ISI MATERI: Sekda Lombok Timur saat mengisi materi pada kegiatan PKKMB di Universitas Hamzanwadi.
ISI MATERI: Sekda Lombok Timur M Juaini Taofik saat mengisi materi pada kegiatan PKKMB di Universitas Hamzanwadi.

LombokPost - Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur (Lotim) M Juaini Taofik menjadi pemateri dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hamzanwadi Tahun 2026, dengan mengangkat tema Memahami Kebijakan Publik Menuju Mahasiswa yang Aktif dan Konstruktif.

"Kebijakan publik merupakan segala aktivitas yang dilakukan badan-badan pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten, hingga pemerintah pusat, dalam rangka menyelesaikan masalah publik," papar Sekda Lotim M Juaini Taofik, Selasa (22/9).

Kata dia, inti dari kebijakan publik adalah menyelesaikan masalah publik dengan mendayagunakan sarana-sarana publik, termasuk APBD, dalam rentang waktu tertentu serta dengan mempertimbangkan skala prioritas.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Borong Medali Porprov NTB

Sekda juga memaparkan sejumlah bentuk kebijakan publik, antara lain undang-undang, pelayanan publik, dan peraturan daerah, proses kebijakan publik di tingkat lokal berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, penyusunan agenda kebijakan, formulasi kebijakan.

"Serta pengambilan keputusan, implementasi, dan evaluasi," katanya.

Ia menegaskan bahwa tidak semua persoalan yang muncul di tengah masyarakat secara otomatis menjadi agenda pemerintah. Suatu masalah perlu diidentifikasi dan dikaji berdasarkan tingkat urgensi, dampak, serta kemampuan pemerintah dalam menanganinya.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Borong Juara Peksimida, Siap Wakili NTB di Kancah Nasional

Sekda juga berinteraksi langsung dengan para mahasiswa baru tersebut. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif menyampaikan gagasan, memahami persoalan di lingkungan sekitar, serta membangun kemampuan bekerja sama.

"Kami sangat mengapresiasi keberadaan Universitas Hamzanwadi sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Lotim," katanya.

Kehadirannya dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan atas peran Universitas Hamzanwadi dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah.

Baca Juga: Kreativitas Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Pancor Mengolah Limbah Dapur MBG

Ia menyampaikan bahwa perkembangan pendidikan di Lotim menunjukkan kemajuan dalam 25 tahun terakhir. Berdasarkan data yang dipaparkan, rata-rata lama sekolah di Lombok Timur mencapai 7,71 tahun, sedangkan harapan lama sekolah mencapai 14,08 tahun.

Angka tersebut menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah penduduk Lotim berada pada jenjang pendidikan SMP, sementara harapan lama sekolah telah mencapai jenjang pendidikan tinggi.

"Peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu hal yang banyak mendapat perhatian dalam kebijakan publik di Lotim," katanya. 

Baca Juga: NTB Gandeng Universitas Brawijaya Cetak Petani Milenial, Pertanian Modern Jadi Fokus

Dalam 25 tahun terakhir, perkembangan Lotim sangat jauh berbeda dibandingkan kondisi sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan mutu pendidikan, meskipun masih diperlukan kerja bersama untuk terus memperbaikinya. (par) 

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
kebijakan publik PKKMB mahasiswa baru Universitas Hamzanwadi Sekda Lotim