Lombok Post- Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur (Lotim) terus mengencerkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Target capain PKG Lotim tahun ini sebesar 46 persen, namun hingga saat ini capain PKG Lotim masih diangka 40 persen.
“Diharapkan dalam tiga bulan ke depan, target 46 persen tersebut dapat tercapai sepenuhnya. Tren pelaksanaannya cukup baik dan terus kami pantau serta evaluasi di seluruh Puskesmas,” terang Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Lalu Aries Fahrozi, Rabu (30/9).
Aries menjelaskan, layanan PKG ditujukan bagi masyarakat dari seluruh kelompok usia atau siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia. Paket pemeriksaan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing kelompok usia.
Baca Juga: Ampenan Tengah Melampaui Target, Intip Keseruan Kick-Off Tracing TBC CKG Pemkot Mataram
Melalui pemeriksaan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengetahui gambaran kondisi dan risiko kesehatan sejak dini. Pemeriksaan antara lain diarahkan untuk mendeteksi berbagai faktor risiko seperti kehamilan bermasalah, diabetes, hipertensi, hingga berbagai jenis kanker.
“Tujuannya bukan hanya mengetahui seseorang dalam kondisi sehat atau sakit, tetapi juga melihat risiko kesehatannya sehingga dapat diberikan edukasi dan saran pencegahan sedini mungkin,” ujarnya.
Masyarakat tidak perlu menunggu sakit untuk memanfaatkan layanan ini. Pelayanan PKG dapat diakses di seluruh Puskesmas di Lotim pada setiap hari kerja.
Baca Juga: CKG Jadi Benteng Awal Cegah Penyakit Kronis di NTB
Pelayanan juga tidak hanya dilakukan di Puskesmas. Petugas kesehatan secara aktif turun ke lapangan dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk memberikan layanan di sekolah. Untuk peserta didik, pelaksanaan PKG juga dilakukan melalui kegiatan yang berkaitan dengan penerimaan peserta didik baru.
"Kita juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan serta kader kesehatan, " Katanya.
Sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan pertemuan yang dihadiri 254 kepala desa/lurah dan 21 camat untuk menyampaikan sejumlah program prioritas, termasuk PKG, penelusuran TB, serta pelayanan operasi katarak.
Baca Juga: CKG Lotim Tertinggi di NTB
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas informasi dan mendorong masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan.
“Harapan kami masyarakat memanfaatkan kesempatan ini. Datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, sehingga kondisi dan risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal dan bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas Aries.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post