LombokPost-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Timur (Lotim) bersama Dinas Pariwisata menertibkan puluhan lapak tertutup di sepanjang Pantai Labuhan Haji. Penertiban ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan dilakukan oleh pengunjung.
“Penertiban ini kami lakukan setelah banyaknya aduan dari masyarakat, secara langsung maupun melalui media sosial,” terang Kasat Satpol PP Lotim Salmun Rahman, Rabu (30/9).
Kata dia, keberadaan lapak-lapak itu membuat sejumlah ruang menjadi tersembunyi dan menyulitkan petugas melakukan pengawasan terhadap aktivitas para pengunjung, serta membuat kawasan terlihat kumuh.
Baca Juga: Satpol PP Lombok Tengah Bubarkan Balap Liar
Selain itu, aparat kepolisian beberapa kali juga menemukan aktivitas yang sangat mengganggu ketertiban masyarakat, terutama pada malam hari. Sehingga pihaknya meminta pemilik lapak membuka bagian yang tertutup.
“Kami berharap kesadaran dari pemilik lapak sendiri untuk membongkar sendiri. Kalau tidak kami yang akan tertibkan, jika terbuka kita lebih mudah untuk mengawasi,” katanya.
Ditegaskan, pihaknya tidak bermaksud untuk mengganggu mata pencaharian para pedagang. Hanya saja, para pedagang diharapkan dapat menjalankan usaha dengan baik dan menjaga ketertiban serta mengikuti aturan yang berlaku.
Baca Juga: Satpol PP Kota Mataram Ketat Patroli Pinggiran Kota
Dirinya mempersilakan pedagang untuk berjualan makanan dan minuman. Dengan catatan para pedagang tidak menjual barang-barang terlarang, seperti minuman keras.
“Sebelumnya kita sudah melakukan penataan, tapi para pedagang kembali membangunnya setelah petugas meninggalkan lokasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lotim Mirayang menyampaikan, lapak-lapak itu dibangun secara mandiri oleh pedagang dan selama ini Pemkab tidak menarik retribusi dari lapak-lapak itu.
Baca Juga: Kominfo dan Satpol PP Sinergi Bendung Rokok Ilegal pada Gen Z
“Lapak ini rata-rata dibuat sendiri. Jadi dia tidak kita pungut retribusi. Kita tidak ingin menambah bangunan lagi di kawasan pantai, untuk menjaga kawasan wisata tetap terbuka dan tertata,” jelasnya.
Sebelum penertiban ini, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang. Penataan akan terus dilakukan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang menikmati keindahan Pantai Labuhan Haji. (par/r7)
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Lombok Post