LombokPost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin meminta PDAM tidak hanya memanfaatkan sumber mata air, tetapi juga ikut menjaganya melalui penghijauan.
Upaya itu dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bersih, terutama saat debit sejumlah mata air menurun pada musim kemarau.
“Kalau ada sumber-sumber air yang kita miliki di beberapa tempat itu, silakan lakukan reboisasi. Tanami dengan tanaman yang menghasilkan air, yang bisa menyimpan air,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat rapat koordinasi pemanfaatan aset dan sumber mata air bersama PDAM, Jumat (2/10).
Kata dia, debit beberapa mata air pada kemarau ini sangat berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.
Untuk itu, diharapkan PDAM Lotim dapat mencari sumber mata air lain yang bisa dimanfaatkan.
Baca Juga: Data PLN-PDAM Ikut Pengaruhi Nasib Desil Warga
Salah satu opsi yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan sumber mata air Otak Kokok Joben yang dinilai banyak terbuang sia-sia.
Untuk itu, diharapkan PDAM segera berkomunikasi dengan para tokoh dan masyarakat sekitar Joben untuk pemanfaatan air itu.
“Silakan dikomunikasikan dengan tokoh dan masyarakat sekitar. Insya Allah masyarakat dapat memahami jika diberikan penjelasan dengan cara dan metode yang tepat,” jelasnya.
Selain itu, Bupati juga meminta Direktur Utama PDAM untuk menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kurangnya pemenuhan kebutuhan air bersih, dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait kondisi saat ini agar dapat dipahami dengan baik.
Baca Juga: Contoh Tak Baik, ASN Lotim Dominasi Penunggak Iuran PDAM
“Kasih tahu masyarakat kondisi saat ini, berikan penjelasan yang baik supaya masyarakat memahami kondisi air bersih kita saat sekarang,” katanya.
Selain persoalan sumber air, Direktur PDAM Lotim juga ditekankan untuk merawat hubungan baik dengan masyarakat di sekitar mata air, salah satunya dengan mengalokasikan dana tanggung jawab sosial untuk mendukung kegiatan masyarakat setempat.
“Pelihara hubungan dengan masyarakat yang ada di sekitar sumber air. Berikan CSR di situ. Mungkin sekali setahun sehingga mereka merasa terayomi,” tandasnya.
Baca Juga: PDAM Amerta Dayan Gunung Keluhkan Keterbatasan Sumber Air Baku
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Lotim Sopyan Hakim menyampaikan, saat ini debit air beberapa sumber mata air yang dimanfaatkan PDAM Lotim berkurang akibat kemarau.
Akan tetapi, pihaknya berupaya melakukan rekayasa jaringan agar tetap dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat walaupun tidak seperti pada kondisi normal.
“Kita memiliki sumber air di tiga zona meliputi utara, tengah, dan selatan. Tapi beberapa sumber air kita saat ini mengalami penurunan debit. Tapi ada juga mata air yang kondisinya masih stabil,” katanya. (par/r7)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post