
LombokPost-Polres Lombok Timur (Lotim) menyiapkan sekitar 700 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 27 Januari 2027 mendatang.
Hal ini untuk mengantisipasi konflik antarwarga saat pelaksanaan Pilkades.
“Persiapan pengamanan pilkades serentak sudah mulai kami lakukan melalui berbagai langkah preventif. Termasuk kegiatan sambang desa untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” terang Kapolres Lotim AKBP Ariakta Gagah Nugraha, Minggu (4/10).
Polres Lotim bersama seluruh Polsek juga telah melaksanakan kegiatan pemolisian masyarakat (Polmas), terutama di desa-desa yang akan menyelenggarakan Pilkades.
Kegiatan ini juga sekaligus untuk menindaklanjuti arahan dan atensi Polda NTB.
Baca Juga: Camat Kuripan dan Lingsar Intensifkan Sambang Tokoh Jelang Pilkades Serentak
Selain itu, Polres Lotim sejauh ini juga telah melakukan pemetaan desa-desa berdasarkan tingkat kerawanan mulai dari sedang, rendah, hingga tinggi. Sebanyak 157 desa akan melangsungkan Pilkades serentak pada awal tahun mendatang.
“Desa yang berpotensi mengalami gesekan antarkelompok akan mendapatkan perhatian dan pengamanan lebih intensif. Termasuk personel yang ditempatkan akan lebih banyak dibandingkan desa lainnya,” jelasnya.
Untuk menjaga keamanan, pihaknya juga bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan Badan Keamanan Desa (BKD) untuk menjaga kamtibmas di desa pasca-Pilkades.
Baca Juga: 21 Desa di Sumbawa Barat Siap Gelar Pilkades Gunakan E-Voting
Selain itu, Polres Lotim juga telah melakukan sosialisasi kepada para calon kepala desa untuk menjaga kamtibmas hingga pelaksanaan Pilkades berakhir.
Ke depan, pihaknya akan menggelar deklarasi damai yang diikuti seluruh peserta Pilkades sebagai upaya mencegah konflik dan menjaga persatuan masyarakat.
“Untuk mendukung pelaksanaan pengamanan, kami juga telah mengajukan permintaan bantuan personel kepada Polda NTB,” katanya.
Ariakta mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga suasana kondusif selama proses Pilkades berlangsung.
Pilkades diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk memilih pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan dan pembangunan, tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Lotim Ajukan Raperda Pilkades
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Lotim agar bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi ini dengan baik, menjunjung tinggi kekeluargaan dan kebersamaan. Jangan sampai Pilkades justru memecah persaudaraan yang selama ini sudah terjalin,” tutupnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Lotim Moh. Edwin Hadiwijaya meminta masyarakat Lotim lebih jeli memilih calon kepala desa pada Pilkades mendatang, terlebih di tengah pemotongan anggaran dana desa saat ini.
“Pilkades yang 157 besok ini, masyarakat harus betul-betul tercerahkan, untuk memilih calon. Jangan pilih kepala desa yang tidak punya jaringan, tidak punya akses,” terang Wakil Bupati Lotim Moh Edwin Hadiwijaya. (par/r7)
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post