Kelangkaan Semen Hambat Pembangunan KDKMP di Lombok Timur

Supardi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 07:38 WIB
Letkol Inf Hadiyansyah
Letkol Inf Hadiyansyah

LonbokPost-Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Lombok Timur (Lotim) saat ini berjalan lambat. Kondisi ini disebabkan kendala material, terutama ketersediaan semen yang langka.

“Kelangkaan semen ini dikarenakan kebutuhan material di NTB cukup tinggi, sementara jumlah pemasok masih terbatas,” terang Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Hadiyansyah, Selasa (6/10).

Kata dia, sejauh ini pembangunan KDKMP pada tahap pertama di Lotim yang sudah mencapai 100 persen hanya 41 unit dari 127 unit. Sementara sisanya masih berproses dan terus mendapat pengawalan.

Baca Juga: Dirut Agrinas Soroti Lambannya Penempatan Manajer KDKMP

“Kita akan mengejar progres pembangunan agar keterlambatan tidak semakin melebar. Pembangunan tetap kita awasi dan kita lakukan pendampingan,” katanya.

Untuk mengatasi keterbatasan material ini, pihaknya tengah mencari pasokan dari luar daerah seperti di Pulau Jawa. Bahkan, dirinya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak di Pulau Jawa untuk mengatasi persoalan ini.

Pihaknya juga telah mendapat informasi mengenai ketersediaan material di luar NTB. Namun, pengiriman disebut akan membutuhkan waktu lebih lama.

Baca Juga: 51 Desa di Lombok Timur Dapat Lampu Hijau Gunakan Lahan Pemkab Untuk Pembangunan KDKMP

 “Kita sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan di Jawa. Tapi untuk pengiriman ke NTB khususnya ke Lotim akan memakan waktu agak lama,” katanya.

Lebih jauh dia menyampaikan, 41 titik KDKMP yang telah mencapai progres 100 persen itu sejauh ini belum langsung beroperasi. Namun, harus dilakukan verifikasi terhadap bangunan dan seluruh fasilitas yang tersedia.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan fasilitas KDKMP mulai dari kendaraan, gerai, AC, CCTV, listrik hingga air tersedia dalam kondisi baik dan siap digunakan. Setelah proses verifikasi selesai, pemerintah daerah akan menyerahkan KDKMP kepada pemerintah desa.

Baca Juga: KDKMP di Lombok Timur Mulai Dilengkapi Truk dan Rak Dagang

“Dan operasional koperasi itu menjadi kewenangan Kementerian Koperasi. Kita hanya fokus mengawal pembangunan fisik KDKMP,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Lotim Haerul Warisin menyampaikan saat ini pembangunan KDKMP di Lotim sudah memasuki tahap II. Namun, sebagian besar desa yang masuk pada tahap II ini masih mengalami persoalan ketersediaan lahan. Pemkab Lotim siap memfasilitasi desa-desa yang belum memiliki lahan untuk percepatan pembangunan.

“Selain tidak memiliki lahan sama sekali, banyak kepala desa yang belum membangun karena takut melakukan tukar guling dengan lahan milik desa lain,” katanya. (par/r7)

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Lombok Post
langka Semen Lotim material KDKMP