Lapas Selong Panen 2 Ton Kedelai dan 800 Kilogram Edamame

Supardi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 17:26 WIB
PANEN RAYA: Kalapas Selong bersam sejumlah pihak terkait saat melakukan panenan raya kedelai dan Edamame di lahan sarana asimilasi dan edukasi (SAE) Menanga baris.
PANEN RAYA: Kalapas Selong bersam sejumlah pihak terkait saat melakukan panenan raya kedelai dan Edamame di lahan sarana asimilasi dan edukasi (SAE) Menanga baris.

 

LombokPost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong melaksanakan panen raya kedelai dan edamame di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Menanga Baris, Kecamatan Pringgabaya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan hasil nyata pemanfaatan lahan SAE sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan.

"Panen raya dilakukan pada lahan produktif SAE Menanga Baris. Total lahan SAE luas sekitar 9 hektare, " Terang Kalapas Kelas IIB Selong, Sudirman.

Kata dia, luas lahan untuk memanen kedelai kuning varietas kelinci seluas 1,5 hektare dengan hasil sekitar 2 ton, serta 40 are tanaman edamame dengan hasil sekitar 800 kilogram.

Baca Juga: Wargabinaan Lapas Selong Tampil Memukau di Lombok Vespa Festival

Dia menjelaskan tanaman kedelai tersebut ditanam pada 13 Juli 2026 dan dipanen pada usia 85 Hari Setelah Tanam (HST), sedangkan edamame ditanam sejak 29 Juli 2026 dan dipanen pada usia 69 HST.

"Hasil panen ini menjadi salah satu bukti bahwa lahan SAE Menanga Baris dapat dioptimalkan menjadi kawasan pertanian produktif yang memiliki nilai ekonomi, " Katanya.

Dalam proses budidaya hingga pemanenan, Lapas Selong melibatkan 7 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Baca Juga: Lapas Selong Geledah Kamar Hunian Narapidana dan Tes Urine Sejumlah Petugas

Para WBP mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga proses panen. Keterlibatan tersebut tidak hanya memberikan aktivitas produktif selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan. 

"Kami harapkan nantinya para warga binaan  memiliki kemampuan bidang pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas setelah kembali ke tengah masyarakat, " Katanya.

Panen Raya Kedelai dan Edamame menjadi wujud nyata komitmen Lapas Selong dalam mendukung Asta Cita dan Program Ketahanan Pangan Pemasyarakatan melalui optimalisasi lahan, pengembangan pertanian produktif, serta penguatan pembinaan kemandirian WBP.

Baca Juga: 362 Warga Binaan Lapas Selong Terima Remisi

Melalui pemanfaatan SAE Menanga Baris secara berkelanjutan, Lapas Selong terus mendorong terciptanya pembinaan yang produktif sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
edamame Panen Raya Kedelai warga binaan Lapas