LombokPost – Seorang pria yang diketahui bernama Sadat Samanhudi, 55 tahun, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Dusun Sandubaya Timur, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya.
"Berdasarkan informasi yang dihimpun korban berasal dari Dusun Kampung Banjar, RT 001/RW 001, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, " Terang Kasi humas Polres Lotim, IPTU Lalu Rusmaladi, Jumat (16/10).
Berdasarkan keterangan seorang saksi, bernama Saleh, sebelum menemukan korban ia mendapat telepon dari keluarganya dan memintanya untuk mengecek kondisi korban di kamar kos, kemudian langsung mendatangi kos-kosan tersebut bersama warga lainnya.
Baca Juga: Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas di Desa Malaka
Setelah masuk ke dalam kamar, ia mendapati korban telah meninggal dunia dalam posisi terlentang, dengan kedua tangan berada di atas.
"Saat ditemukan, korban hanya mengenakan kain atau sarung tanpa baju," Katanya.
Saksi lainnya, Karyadi, menerangkan bahwa, korban sempat datang ke rumahnya untuk beristirahat selama kurang lebih 10 menit. Saat itu, korban mengeluhkan sakit kepala sebelum berpamitan untuk pulang guna melaksanakan salat dan beristirahat.
Baca Juga: SAR Mataram Pastikan Mayat Mengapung di Pelabuhan Lembar Bukan Korban KMP Putri Yasmin
Setelah itu, saksi menerima informasi bahwa korban telah ditemukan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban juga sempat terlihat oleh tetangganya membeli nasi di warung yang berada di depan kos-kosan.
"Setelah korban ditemukan, jenazahnya langsung dibawa ke rumah saudaranya, di Dusun Kampung Banjar, Desa Labuhan Lombok," Ujarnya.
Disebutkan, pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan meyakini korban meninggal karena sakit. Keluarga juga menyampaikan penolakan terhadap tindakan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan.
Baca Juga: Tim SAR Evakuasi Mayat Mengapung di Perairan Lembar, Petugas Masih Identifikasi Korban
Selain itu, pihak keluarga menolak membawa jenazah ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk menjalani pemeriksaan luar. Berdasarkan keterangan keluarga dan masyarakat setempat, korban tidak memiliki riwayat penyakit yang diketahui.
"Penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan secara medis karena tidak dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, " Ujarnya.
Dalam penanganan peristiwa tersebut, personel Polsek Pringgabaya melakukan sejumlah tindakan, antara lain mendatangi dan mengecek tempat kejadian perkara, meminta keterangan dari para saksi, menyusun laporan, serta melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.
Baca Juga: Identitas Mayat Ditemukan di Terengan Belum Terungkap
Berdasarkan keterangan saksi dan informasi yang diperoleh di lokasi, korban diperkirakan meninggal dunia setelah waktu salat Zuhur. Meski demikian, perkiraan waktu tersebut belum menjadi kepastian medis mengenai waktu maupun penyebab kematian.
"Pihak keluarga tetap menerima kematian korban sebagai musibah dan menyatakan menolak autopsi melalui surat pernyataan, " Katanya. (par)
Sumber : Lombok Post