LombokPost – Majelis Adat Sasak (MAS) akan menggelar Festival Budaya Lombok Mirah Adi sekaligus Peringatan Milad MAS Ke-30. Kegiatan akan digelar Rabu, (10/12) di Golong, Narmada, Lombok Barat.
Kegiatan yang mengambil tema Memperkuat Konsolidasi dan Soliditas Kesasakan Dalam Semangat Sebumbung, Sewirang, dan Sejukung tersebut akan dihadiri ribuan peserta.
Mulai dari kepala daerah, kepala OPD, pejabat instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan keluarga besar MAS.
Ketua panitia kegiatan DR. HL Azhari, MH mengatakan, ada tiga agenda utama dalam kegiatan tersebut. Yakni HUT MAS ke-30, penganugerahan gelar adat tokoh sasak lintas etnik manggale gumi sasak, dan deklarasi Gunung Rinjani tahun 2025.
HL Azhari menjelaskan, sebelum kegiatan puncak yang digelar Rabu, (10/12), panitia telah menggelar kemah budaya, apel siaga, dan ziarah ke makan tokoh masyarakat sasak.
Kegiatan yang melibatkan pelajar dan generasi muda sasak tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman terkait perjuangan tokoh penting sasak yang banyak berkontribusi bagi daerah dan masyarakat.
“Kemah yang juga dihadiri sejumlah tokoh sasak tersebut melahirkan banyak ide dan gagasan terkait sasak,” katanya.
Selain itu, kegiatan apel siaga diharapkan dapat membentuk sikap generasi muda dalam ikut serta menjaga alam dan lingkungan.
Sementara itu, kegiatan seminar dan lokakarya banyak membahas sejumlah hal penting yang berkaitan dengan Gunung Rinjani. Misalnya bagaimana menjaga Gunung Rinjani sebagai sebuah lokus yang posisinya sangat sakral.
“Lokakarya inilah yang menghasilkan sepuluh komitmen yang akan ditetapkan dalam kegiatan Deklarasi Gunung Rinjani,” katanya.
Rencananya, penandatanganan dan Deklarasi Gunung Rinjani akan dilakukan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal; Ketua DPRD NTB Hj. Bq. Isvie Rupaeda, Korem 162/WB Brigjen TNI. Much. Sjasul Arief; dan kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan.
Selain itu, semua Bupati dan Wali Kota se Pulau Lombok, Rektor Unram, Kepala Balai TNGR, GM Geopark Rinjani Lombok, dan Pengerakse Agung MAS.
Pengerakse Agung MAS, Dr H Lalu Sajim Sastrawan SH.,MH mengatakan, Milad ke-30 MAS ini menjadi momentum istimewa yang menghadirkan makna mendalam bagi masyarakat sasak di seluruh NTB.
“Milad kali ini memiliki nuansa bebeda karena terjadi di tengah dinamika besar perubahan sosial dan budaya,” katanya.
L Sajim berharap, Milad MAS yang bersamaan dengan HUT NTB tahun ini menjdi titik balik yang menegaskan identitas, kewenangan, dan kekuatan masyarakat NTB dalam menentukan arah pembangunan daerah. (lil)
Editor : Haliludin